close
SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Scroll untuk membaca artikel

Asik! Perpustakaan Gresik Kini Tersedia Buku Braille untuk Penyandang Tunanetra

GresikSatu | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Pemerintah Kabupaten Gresik kini sudah memiliki bahan bacaan khusus untuk para penyandang disabilitas tunanetra berupa buku braille.

Di peringatan Hari Buku Nasional yang jatuh setiap tanggal 17 Mei menjadi momen indah para penyandang disabilitas tunanetra dengan kehadiran buku braille di Peroustakaan Daerah milik Pemkab Gresik.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo mengatakan, telah melakukan program peningkatan akses dengan menjangkau masyarakat paling rentan, yakni para penyandang disabilitas.

“Kami melakukan banyak pengembangan mulai dari fasilitas hingga digital. Perpustakaan Daerah juga semakin nyaman dan menarik, desain ruangan kami semakin nampak cantik, dan instragramable. Kami juga menyediakan buku braille saat ini,” katanya, Rabu (17/5/2023).

Baca juga:  Alami Revitalisasi Selama Dua tahun, Perpusda Gresik Kembali Warnai Dunia Pendidikan

Tema buku braille yang disediakan ada beragam, jumlah koleksi yang dimiliki Perpussip Gresik khusus buku ini mencapai 116 eksemplar.

“Ada mulai dari tema yang berkaitan dengan agama hingga umum. Bahkan tidak ada patokan usia, semua kalangan bisa mengakses secara umum,” terangnya.

Budi menyampaikan, Disperpusip juga mendekatkan diri kepada masyarakat melalui Ruang Baca dan Bermain Anak (RBBA) di setiap kecamatan. Pada tahun 2022 jumlah pengunjung Perpustakaan RBBA se-Kabupaten Gresik mencapai 21 ribu orang.

Disperpusip bahkan telah menyalurkan Bantuan Bahan Pustaka dari Dana Dekonsentrasi. Menurut data LKjIP Disperpusip 2022, sejak tahun 2008 telah disalurkan buku sebanyak 104.900 eksemplar di 106 desa/kelurahan tersebar di Kabupaten Gresik.

Baca juga:  Mudahkan Akses Baca Buku di Gadget, Dinas Perpussip Gresik Sedia Aplikasi iGresik¬†

Ada pula layanan Perpustakaan Mobil Pintar Keliling. Selama tahun 2022, Mobil Pintar ini telah dimanfaatkan sebanyak 3.807 pembaca di sekolah-sekolah. Sedangkan Mobil Pintar Keliling di momen Car Free Day (CFD) dikunjungi 1.018 pengunjung.

“Kami terus meningkatkan aksesibilitas untuk memastikan pembangunan literasi yang inklusif,” imbuhnya.

Kepala Sekolah SLB Cerme Gresik Nur Jannah sangat mengapresiasi hal tersebut, pihaknya tidak akan sungkan mengajak anak didiknya untuk datang aktif mengunjungi perpusda Gresik.

“Semoga dengan ini dapat menambah kepekaan siswa baik secara literasi dan kehidupan sosial mereka,” tuturnya. (ovi/aam)

Advertisement