Senin, Januari 30, 2023

Bawaslu Gresik Mulai Petakan Potensi Kerawanan Pemilu 2024

GresikSatu | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gresik mulai menyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Penyusunan ini penting, sebagai bahan pertimbangan seluruh perangkat penyelenggara menjelang Pemilu 2024.

Beberapa elemen masyarakat dan perwakilan organisasi turut diundang dalam acara yang digelar di Hotel Horison, Jum’at (18/11/2022). Mereka diminta untuk membantu memetakan potensi yang bisa menghambat pelaksanaan pesta demokrasi.

Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Gresik, Muhammad Syafi’ Jamhari menerangkan, dari 19 kabupaten di wilayah Jawa Timur, Gresik menduduki peringkat 11 tingkat kerawanan Pemilu. Meski demikian, upaya mitigasi konflik wajib untuk dilakukan.

“Hal ini bisa dilakukan dengan usaha pencegahan indeks potensi kerusuhan pemilu, melalui minimalisir potensi sejak dini dimulai dari penyebaran kuisioner pada peserta sosialisasi,” katanya.

Baca juga:  50 Peserta Rekrutmen Panwascam Gresik Dipastikan Tak Lolos

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Menurut Jamhari, ada 4 dimensi sebagai indeks potensial. Yakni konteks sosial politik, penyelenggaraan pemilu, kontestasi, partisipasi. Yang kemudian akan dibagi menjadi subdimensi dan berisi beberapa pertanyaan.

Indikator tersebut, lanjut Jamhari, berperan besar dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas demi kepentingan semua pihak. Sekaligus menghindari hal-hal penghambat pemilu 2024.

“Peran penting Bawaslu adalah menyelenggarakan pemilu 2024 tanpa hambatan. Termasuk upayanya memetakan kerawanan pemilu,” tambahnya. (ovi/aam)