Cara Membedakan Es Batu dari Air Mentah dan Air Matang

GresikSatu | Dalam dunia kuliner, es batu sering kali dianggap sebagai benda sederhana. Namun, kualitas air yang digunakan untuk membuat es batu dapat memengaruhi rasa dan kesehatan minuman yang menggunakan es batu.

Ada perbedaan penting antara es batu yang dibuat dari air matang dan air mentah. Mari kita bahas bagaimana cara membedakannya.

Kenapa Penting Memilih Es Batu yang Tepat?

Kualitas es batu sangat penting karena dapat memengaruhi kesehatan dan cita rasa minuman.

Es batu dari air matang lebih aman untuk digunakan, sedangkan es batu dari air mentah berpotensi mengandung patogen yang dapat menyebabkan penyakit.

Cara Membedakan Es Batu Air Matang dan Air Mentah

1. Warna Es Batu

Es batu dari air matang biasanya jernih dan bening seperti kristal.

Baca juga:  Tips Sederhana Menyimpan Buah Duku dengan Benar

Ini karena air matang telah melalui proses sterilisasi yang menghilangkan bakteri dan mikroorganisme berbahaya.

Sebaliknya, es batu dari air mentah sering kali keruh karena masih banyaknya kandungan gas dan pengotor dalam air tersebut.

2. Tekstur Es Batu

Tekstur es batu dari air matang lebih halus dan keras.

Hal ini disebabkan oleh tidak adanya pengotor dalam air matang, yang memungkinkan terbentuknya kristal es heksagonal yang sempurna.

Di sisi lain, es batu dari air mentah terasa kasar dan lebih rapuh karena adanya pengotor.

3. Aroma Es Batu

Aroma juga bisa menjadi indikator penting.

Es batu dari air matang tidak memiliki aroma apapun, sedangkan es batu dari air mentah sering kali memiliki aroma besi atau air keran.

Baca juga:  Bukan Hanya Berubah Warna, Berikut Kegunaan Kacamata Photochromic yang Sebenarnya

Untuk mengujinya, Anda bisa melelehkan es batu di dalam gelas dan mencium aromanya.

Memilih es batu dari air matang sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenikmatan minuman Anda.

Es batu dari air matang tidak hanya lebih aman tetapi juga lebih jernih dan memiliki tekstur yang lebih baik dibandingkan dengan es batu dari air mentah.

Reporter:
Hilda Azhura
Editor:
Ashadi Ihsan
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler