Dua Anggota Gangster yang Aniaya Remaja Asal Gresik Ditetapkan Tersangka 

GresikSatu | Jajaran Satreskrim Polres Gresik menetapkan tersangka dua anggota GangsterRemaja Mbledos Surabaya 20’ sebagai tersangka.

Dua gangster itu ditetapkan tersangka atas kasus penculikan dan penganiayaan terhadap R (16), remaja asal Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Dua tersangka itu yakni Supiari, (22) asal Kecamatan Kebomas, Gresik dan Muh Maksun Fuad (21) asal Kecamatan Manyar, Gresik. Keduanya berperan memukul dan menyundut korban menggunakan rokok.

Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Riza, mengatakan, total ada 10 orang anggota gangster yang kami amankan.

“Dua diantaranya ditetapkan sebagai tersangka dan sisanya diperiksa sebagai saksi,” ungkapnya, Sabtu (22/6/2024).

Hepi membeberkan, kronologi peristiwa penculikan dan pengeroyokan terhadap remaja asal Gresik itu, bermula saat tersangka bersama teman-teman gangsternya menggelar konvoi di sekitaran GKB.

Baca juga:  Derita Anak Yayim Piatu di Gresik, Terima Siksaan Kakak Tiri Selama Enam Tahun

Kemudian korban dari warung kopi menembakkan petasan ke arah konvoi.

“Awalnya itu korban yang menembakkan petasan saat pelaku dan teman-temannya konvoi. Dan ternyata ada teman pelaku yang mengenali korban,” bebernya.

Beberapa hari kemudian, para pelaku pun menghampiri korban yang sedang nongkrong di tempat kumpul gengnya di wilayah Gresik.

Setelah itu, korban R langsung dibawa oleh para gangster ke markas di bawah Underpass Gresik.

“Korban dikaplok (tampar) dan disundut rokok. Ada luka bakar akibat sundutan rokok di bagian perut dan leher korban,” jelasnya.

Kini, dua anggota gangster itu harus menelan pil pahit atas perbuatannya. Mereka terancam mendekam di balik jeruji besi penjara.

Baca juga:  Kasus Guru Tampar Murid di Menganti Gresik Berakhir Damai
Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler