Fakta Menarik Desa Ngawi di Selandia Baru, Bukan Jawa Timur

GresikSatu | Desa Ngawi terletak di pesisir timur Selandia Baru, dikelilingi oleh panorama alam yang menakjubkan. Terletak tidak jauh dari kota besar, desa ini menawarkan kedamaian serta keindahan alam yang masih alami.

Nama “Ngawi” berasal dari bahasa Maori yang berarti “terbelah” atau “terpisah”. Desa ini dinamai demikian karena lokasinya yang berada di tepi pantai dengan formasi batuan yang unik dan terbelah oleh laut.

Desa Ngawi sangat dipengaruhi oleh budaya Maori. Banyak tradisi dan adat istiadat yang masih dijaga dan dilestarikan oleh penduduk setempat, menjadikannya tempat yang kaya akan warisan budaya.

Pantai yang landai dengan pasir putih serta hamparan hijau perbukitan, batu-batu besar yang terbelah oleh ombak menciptakan pemandangan yang menakjubkan dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Desa Ngawi juga dikenal dengan keanekaragaman hayatinya. Hutan di sekitar desa ini menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna endemik yang menambah keindahan alamnya.

Baca juga:  Manuver Asing Buat Saham GOTO Kembali Menghijau

Karena keindahan alamnya, Desa Ngawi sering dijadikan tempat berkemah oleh para pecinta alam. Terdapat banyak area yang cocok untuk mendirikan tenda dan menikmati suasana alam yang asri.

Desa Ngawi tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kaya akan sejarah. Didirikan pada abad ke-19 oleh para imigran, desa ini menjadi saksi perkembangan Selandia Baru dari masa lalu hingga kini.

Beberapa bangunan bersejarah masih bertahan hingga saat ini, memberikan sentuhan nostalgia bagi pengunjung yang menyukai wisata sejarah, salah satu tempat bersejarah yang patut dikunjungi adalah bangunan gereja tua yang masih terawat dengan baik.

Gaya arsitektur klasik Eropa pada bangunan ini menambah pesona khusus bagi Desa Ngawi. bahkan Desa Ngawi pernah menjadi tempat pengambilan film “The Piano”, Film ini menampilkan keindahan alam desa dan pantainya, yang membuat penonton terpesona dengan lanskap yang memukau.

Baca juga:   Ikuti Munas di Jakarta, DKG Gresik Usulkan Kebudayaan Memiliki Kementerian Tersendiri

Proses pembuatan film di Desa Ngawi melibatkan banyak penduduk setempat. Mereka tidak hanya menyediakan tempat tetapi juga ikut berpartisipasi sebagai figuran dan membantu dalam berbagai kebutuhan produksi.

Setelah film tersebut dirilis, Desa Ngawi menjadi semakin terkenal. Banyak wisatawan yang datang untuk melihat langsung lokasi shutting dan menikmati keindahan alam yang ditampilkan dalam film.

Dari keindahan batuan pantainya yang menakjubkan hingga situs budaya Maori yang bersejarah, desa ini adalah destinasi yang sempurna untuk liburan yang berkesan.

Berbagai aktivitas menarik seperti menjelajahi pantai, trekking, dan berkemah menambah daya tarik Desa Ngawi. Dengan mempersiapkan perjalanan dengan baik dan menghormati budaya setempat, kunjungan ke Desa Ngawi akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Reporter:
Hilda Azhura
Editor:
Agus Ismanto
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler