Harga Biodiesel Per Juli Naik Sekitar 10%, Berikut Rincian Harga Terbarunya

GresikSatu | Harga biodiesel di Indonesia mengalami kenaikan signifikan pada bulan Juli. Perubahan harga ini mempengaruhi berbagai sektor, dari industri transportasi hingga agrikultur.

Biodiesel adalah bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati atau lemak hewani yang dapat digunakan sebagai pengganti atau campuran untuk bahan bakar fosil.

Di Indonesia, biodiesel sering diproduksi dari minyak kelapa sawit, penggunaan biodiesel di Indonesia dimulai pada awal tahun 2000-an sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendukung industri kelapa sawit lokal.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) telah menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis Biodiesel untuk Juli 2024 sebesar Rp 12.161 per liter.

Baca juga:  Imbas Kenaikan BBM, Harga Sejumlah Sembako Melonjak Naik

Harga ini naik sekitar 10% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar Rp 11.732 per liter, melansir dari situs resmi EBTKE ESDM, harga baru tersebut mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2024.

Namun, perlu diketahui harga itu belum dihitung dengan ongkos angkut. Besaran konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi biodiesel adalah sebesar USD 85/MT, dengan cara perhitungan HIP BBN biodiesel menggunakan formula

HIP = (Harga CPO KPB Rata-rata + 85 USD/ton) x 870 kg/m3 + Ongkos Angkut.

Untuk konversi nilai kurs menggunakan jika menggunakan referensi rata-rata kurs dari nilai tengah Bank Indonesia periode 25 Mei – 24 Juni 2024 maka jumlah akhir adalah sebesar Rp 16.254.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga Biodiesel

  • Peningkatan Harga Minyak Sawit: Harga minyak sawit mentah yang merupakan bahan baku utama biodiesel mengalami kenaikan.
  • Biaya Produksi yang Meningkat: Biaya produksi dan distribusi biodiesel meningkat seiring dengan kenaikan harga bahan baku dan energi.
  • Kebijakan Pemerintah: Beberapa kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah juga berkontribusi terhadap kenaikan harga biodiesel, di antaranya diktum Kesatu Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel yang Dicampurkan ke Dalam Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Sola
Baca juga:  Resmi! Pemerintah Naikkan Harga BBM, Antrian Pengendara Terlihat di SPBU Gresik

Manfaat penggunaan biodiesel termasuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, mendukung industri kelapa sawit lokal, dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Diversifikasi sumber energi, peningkatan efisiensi produksi, dan kebijakan pemerintah yang tepat diharapkan mampu untuk menjaga stabilitas harga biodiesel di masa depan.

Reporter:
Hilda Azhura
Editor:
Agus Ismanto
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler