Kepulangan Jamaah Haji Tuban Diwarnai Tangis Haru

GresikSatu | Kepulangan jamaah haji di Kabupaten Tuban diwarnai tangis haru oleh jamaah haji. Mereka menangis gembira lantaran bisa menginjakan kaki nya kembali di tanah bumi wali.

Salah satu jamaah haji bernama Mbah Tahar misalnya, tangisnya pecah saat ia turun dari bus. Ia pun memeluk satu persatu keluarganya yang ia tinggalkan selama puluhan hari di Makkah.

“Terharu, alhamdulillah bisa ketemu keluarga kembali,” kata Mbah Tahar di Kompi C Yonif Mekanis 521 Tuban, Selasa (25/6/2024).

Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban Umi Kulsum mengatakan, kepulangan para jamaah haji asal Bumi Wali ini dilaksanakan secara bertahap.

Para jamaah haji sendiri terbagi menjadi empat kloter. Dari kloter 11, 12, 13, dan 14. Sedangkan dari empat kloter yang terbagi itu, kloter 11 dijadwalkan datang terlebih dahulu

Baca juga:  Keindahan dan Keseruan di New Antogan Waterpark, Banyuwangi

“Sampai di embarkasi Surabaya tadi pukul 12.00, lalu menuju Tuban pukul 14.30,” katanya kepada awak media.

Sedangkan untuk kloter 12 pukul 18.00, dan kloter 13 pukul 20.00 malam. Sedangkan untuk kloter 14 yang terakhir dijadwalkan pulang pada 26 Juni.

“Kalau tidak ada halangan, insyaallah akan sampai di Kota Legen pukul 10.00,” imbuh mantan ketua Fatayat NU Tuban tersebut.

Terkait dengan proses penjemputan, lanjut Mantan Kasi Pendma Kemenag Agama itu, para anggota keluarga sudah diberi ID card masing-masing untuk bisa masuk kompleks Kompi C Yonif Mekanis 521 Tuban. Hal tersebut sesuai dengan aturan dari Kanwil Kemenag Jawa Timur.

“Hanya yang memegang ID card yang bisa masuk,” pungkasnya

Baca juga:  Barokah Park: Wisata Keluarga dengan Fasilitas Lengkap di Situbondo

Dalam kepulangan jamaah haji ini, lanjut Umi, pemerintah daerah ikut serta membantu dalam beberapa hal. Seperti fasilitas serta dukungan logistik.

Diantaranya seperti transportasi dari bandara menuju titik kepulangan yang telah disepakati. Dengan hal tersebut, harapannya proses kepulangan para jamaah haji bisa lancar.

Reporter:
Zidni
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler