Selasa, Januari 31, 2023

Kisah Penjual Jas Hujan di Gresik, Tetap Semangat Banting Tulang Meski Idap Tumor Ganas

GresikSatu | Di tengah kerasnya hidup, penjual jas hujan asal Terongan, Jombang, rela bekerja keras siang dan malam hari, demi menghidupi orang terkasih disekitarnya. Ia bahkan terlihat tetap semangat menjual dagangannya di halaman Pemkab Gresik, Selasa (13/12/2022).

Slamet adalah lelaki berumur 65 tahun yang mengidap tumor ganas hingga sisa usia. Umurnya yang renta tidak menjadi alasan penghambat untuk bekerja. Semangatnya tetap tercurah meski dilahap habis penyakit berkepanjangan.

“Saya berkeliling dari kota satu ke kota lain untuk menjajakan barang dagangan. Kadang ke Gresik, atau ke Surabaya, atau ke kota asal sendiri di Jombang,” ungkapnya.

Ia tidak malu mengerjakan pekerjaan tersebut, menurutnya pekerjaan apapun ia lakoni asal halal dan tidak meminta-minta.

Baca juga:  Kisah Saiful Bachri, Penjual Cilok Gresik yang Gratiskan Dagangannya untuk Anak Yatim Piatu

Saat menawarkan dagangannya di halaman Pemkab Gresik, ia bersyukur ada salah satu PNS yang memberong dagangannya. Setidaknya, dengan dagangannya yang ludes membuat dirinya bisa menafkahi anak dan istrinya.

“Alhamdulillah tidak capek-capek keliling dagangan sudah terjual semua,” jelasnya.

Slamet menceritakan alasan perban yang hampir menutupi seluruh wajahnya. Agar orang-orang tidak merasa ketakutan dan ngeri terhadap lubang menghitam menggerogoti area muka.

“Mohon maaf, perban ini saya gunakan agar orang tidak merasa jijik melihat saya. Sebagian mata saya sudah tidak berfungsi, yang sebelah kiri sudah diambil, tinggal satu ini saja,” tuturnya.

Mahalnya biaya hidup, tidak adanya uluran bantuan, minimnya akses berobat karena kendala financial, menjadikan slamet rela berkorban tanpa memikirkan nasib dirinya dengan hidup bersama penyakit yang menghabisi tubuhnya. (ovi/aam)

Baca juga:  Anak Yatim Piatu ini Mengaku Sempat Dijual Bapaknya Seharga Satu Juta, Kini Hidup Sebatangkara