Minggu, Januari 29, 2023

Manfaatkan Lahan Tidur, Kodam V Brawijaya Bersinergi Tanam Padi Seluas 15 Hektar di Driyorejo Gresik

Gresiksatu |Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Indonesia, Kodam V Brawijaya bersama PT Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik, bakal memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif. Lahan yang bakal dimanfaatkan oleh TNI AD tersebut direncanakan bakal seluas 15 hektar.

Kegiatan ini ditandai dengan penanaman padi Idaman di lahan milik TNI di Desa Wedoroanom, kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Rabu (14/12/2022). Tuturt hadir dalam kegiatan tersebut, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Dandim 0817 Gresik Letkol inf Ahmad Salah Rahanar, Sekretaris Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono, Kepala Dispertan Eko Anindito Putra, dan sejumlah kelompok tani.

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto mengatakan penanaman padi ini merupakan bentuk mensukseskan ketahanan panggan nasional. Hal ini sesuai arahan dan program Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman, supaya TNI bisa membantu ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing.

Baca juga:  Dirut Petrokimia Gresik Sebut, Petronite Fest Sukses Gerakan Perekonomian Warga

“Kami memfasilitasi pengelolan lahan tidur seluas 15 hektar di Pangkalan Batalyon Infanteri 516 ini untuk pertanian. Ini sifatnya fasilitasi pembukaan lahan, pelaksanaannya akan dikelola masyarakat yang tergabung dalam gapoktan. Kami juga berkolaborasi dengan semua stakeholder,” katanya.

Ia menjelaskan, pangkalan TNI di Desa Wedoroanom itu seluas 205 hektar. Namun banyak lahan yang belum terkelola. Sehingga harus dimanfaatkan. Salah satunya untuk pertanian karena banyak program TNI AD yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

“Pengelolaan lahan di pangkalan TNI itu bakal dilakukan secara bertahap. Dimulai 1 hektar. Rencananya akan ditanami berbagai tanaman pangan. Seperti padi, kacang, jagung dan lainnya,” bebernya.

Dijelaskan, pada tahun 2022 ini, Kodam V Brawijaya telah mengolah lahan tidur seluas 300 hektar di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Untuk wilayah Gresik, TNI AD bersinergi dengan Petrokimia dan Pemkab Gresik mengolah lahan seluas 15 hektar.

Baca juga:  Kembangkan Pabrik Amurea, Petrokimia Gresik Berencana Tambah Pasokan Gas

“Tidak hanya menanam padi, tetapi juga beragam komoditas lainnya, di antaranya ketela, sorgum, kedalai, jagung dan tanaman produktif lainnya,” terangnya.

Dengan berkolaborasi, lanjutnya diharapkan  menjadi solusi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional maupun di masing masing daerah.

“Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi Petrokimia dan Pemkab Gresik mendukung TNI menjaga ketahanan pangan dan memanfaatkan lahan tidur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (aam)