Minggu, Januari 29, 2023

Menelusuri Karaoke Terselubung di GKB Gresik, dari Sediakan Perempuan hingga Minuman Keras

Gresiksatu | Keberadaan karaoke terselubung yang menyediakan perempuan dan minuman keras di Kota Gresik seperti tak ada matinya. Meski kerap kali dilarang dan ditindak oleh institusi terkait, nyatanya bisnis ini tumbuh subur di Kota Pudak ini.

Jurnalis Gresiksatu.com menelusuri keberadaan karaoke terselubung yang bertempat di Jalan Brotonegoro Barat, GKB Gresik. Tempat ini secara tampak luar seperti warung pada umumnya. Namun ketika masuk ke dalam, tepatnya di lantai dua, pamandangan terlihat kontras. Seperti surga dunia malam.

____________________

Rabu (18/1/2023), rumah ruko tiga lantai berdiri tegak di samping Jalan Brotongoro Barat, Perumahan GKB, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik. Suasana sekitar tampak ramai lalu lalang kendaraan bermotor. Sebalah kanan dan kiri ruko berbatasan dengan gerai makanan siap saji.

Sedangkan di depan ruko, tepatnya di lantai dasar, berjejer rapi puluhan kendaraan motor. Dari pandangan luar, lantai dasar ini seperti warung kopi pada umumnya. Terpapang jelas nama warung AE 88 dan bener berlogo Ultras Gresik. Tak ada yang mencurigakan.

Tapi ketika dihitung jumlah motor dan pengunjung yang duduk di warung kopi seperti ada kejanggalan. Jumlahnya tak seimbang. Lebih banyak motor yang parkir. Agar tak mencurigakan tim Gresik Satu akhirnya duduk bersama pengunjung lain di warkop lantai dasar. Setelah menunggu beberapa menit, kemudian bertanya kepada pelayan perempuan, terkait akses menuju ke lantai atas.

Baca juga:  Operasi Warung Remang-remang, Satpol PP Amankan Ratusan Miras dan Tiga Pramusaji 

“Naik saja mas ndak apa-apa,” ucap perempuan bertubuh kurus, berwajah kalem sembari menunjuk arah tangga lantai.

Lantai Dua

Di bangunan lantai dua, tepat di depan tangga sebelah kanan, terdapat dua bilik kamar yang pintunya tertutup rapat. Sesaat kemudian sepasang sejoli tengah keluar dari kamar. Dari pandangan luar, ruangan itu jelas tempat karaoke. Sedikit penerangan dengan lampu worna-warni dan musik yang kencang. Namun tim Gresik Satu terus menuju ke lantai tiga.

Gresiksatu.com
Kondisi lantai dua dengan penampakan dua blik kamar karaoke. (Foto : Tim Gresksatu.com)

Di sana, hanya ada bangku dan kursi berjejer rapi seperti warkop di lantai dasar. Dari pengamatan Gresik Satu, lantai tiga ini ternyata digunakan tempat transit untuk pengunjung yang sudah boking tempat karaoke. Setelah ada kamar kosong, pelayan memanggil untuk turun ke lantai bawah.

Seorang perempuan berpawakan gemuk berambut panjang menyambut setiap pengunjung yang datang. Dari bicaranya terlihat luwes, membuat para pengunjung tak sungkan untuk bertanya terkait tarif karaoke.

“Iya bisa kalau karaoke mas, 1 jam tarifnya Rp 100 ribu, nambah pemandu lagu perempuan 100 ribu. Semuanya Rp 200 ribu,” ujarnya kepada Gresik Satu.

Selain karaoke, tempat tersebut juga menyediakan beberapa merk minuman keras. Antara lain, bir hitam putih, anggur merah, dan soju, dengan harga rata-rata Rp 120 ribu per botol. Minuman itu biasanya sebagai pendamping tamu karaoke yang berkunjung.

Baca juga:  Razia Warung Esek-esek, Satpol PP Gresik Amankan Dua Wanita dan Satu Pria Hidung Belang 

Room Karaoke

Saat masuk room atau kamar karaoke,  penerangan lampu tidak seperti di lantai satu dan tiga. Bagian dalam karaoke di lantai dua itu, dilengkapi lampu disko. Sangat sempurna layaknya tempat karaoke di kota-kota metropolitan. Ada TV, kursi sofa dan sound. Dari luar, memang tidak terdengar suara musik, karena ruangan ini sengaja dikemas kedap suara. Mustahil orang mengira jika ini tempat karaoke.

Gresik Satu sengaja memesan satu perempuan pemandu lagu sebagai bahan wawancara. Sebut saja namanya Mawar, berpawakan langsing berambut panjang. Janda dua anak ini mengaku terpaksa bekerja sebagai pemandu lagu untuk menyambung hidup keluarganya. Meski bekerja di tempat karaoke ia punya batasan. Tak mau menerima sembarang orang untuk diajak kencan.

“Bekerja sebagai pemandu lagu waktunya habis di sini. Buka mulai jam 12.00 siang, tutup sampai jam 02.00 dini hari. Itu ndak langsung pulang, bersih-bersih sampai pukul 05.00 Wib subuh,” jelasnya.

Gresiksatu.com
Lantai tiga digunakan ruang transit sebelum masuk ke room karaoke. (Foto : Tim Gresiksatu.com)

Mawar sendiri mengaku menjadi pemandu lagu di sini, sudah hampir 5 bulan lebih. Dulunya rekan kerjanya berjumlah 6 orang. Namun lambat laut, berkurang hanya tinggal dua. Belakangan ini masuk satu orang anak baru, dengan posisi pelayan bukan pemandu lagu sepertinya dirinya. (Bersambung)