Pemkab Gresik Bakal Lanjutkan Proyek Air Bersih Hingga ke Perbatasan Lamongan

GresikSatu | Setelah berhasil meluncurkan pendistribusian air bersih di delapan desa di Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, pada Kamis (27/6/2024), Pemkab Gresik berencana untuk memperluas cakupan distribusi air PDAM Umbulan hingga ke perbatasan Lamongan.

Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Ida Lailatus Sa’diyah menyatakan bahwa pemasangan sambungan rumah tangga (SR) di delapan desa tersebut telah selesai.

“Untuk tahun ini, sudah ada 8 desa, sekitar 5000 SR, yang sudah terpasang dan dialiri air PDAM dari Umbulan Pasuruan,” ucapnya pada Rabu (10/7/2024).

DCKPKP juga telah membangun reservoir Bunder pada tahun 2024 ini dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Reservoir ini berfungsi untuk mendorong jaringan air dari selatan ke utara, termasuk ke Kecamatan Duduksampeyan.

Baca juga:  Motif Korban Bacok di Gresik Masih Misterius, Polisi Kumpulkan Barang Bukti Identifikasi Pelaku

“Sementara ini, yang terlayani adalah Desa Setrohadi dan Kramat. Selanjutnya, Desa Tumapel hingga Pandanan di perbatasan Gresik-Lamongan masih dalam proses perencanaan di Kementerian PUPR,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengonfirmasi rencana PDAM akan melanjutkan pendistribusian air bersih hingga ke desa-desa di Kecamatan Duduksampeyan yang berbatasan dengan Lamongan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian PUPR, dan berharap respon mereka positif,” ujarnya.

Bupati Yani juga melihat hasil positif dari pendistribusian air di Desa Kedanyang, Kecamatan Duduksampeyan, selama dua tahun terakhir.

“Semoga sisa beberapa desa di Kecamatan Duduksampeyan bisa dilanjutkan tahun depan,” tambahnya.

Diketahui proyek air bersih ini, mencakup Desa Petisbenem, Wadak Kidul, Wadak Lor, Kawisto Windu, Sumengko, Sumari, Duduksampeyan, dan Kemudi.

Baca juga:  Diduga Ada Aktivitas Sampah, Jadi Penyebab Kebakaran Pabrik Spons di Driyorejo Gresik

Saat ini PDAM telah berhasil memasang 5000 sambungan rumah tangga secara gratis. Proyek ini dimulai pada tahun 2023 dan selesai pada tahun 2024.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler