Sepekan Menjelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Gresik Merambat Naik

GresikSatu | Menjelang bulan suci Ramadan 1444 H, sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Gresik mengalami kenaikan. Gejolak harga yang melambung dirasakan baik oleh para pedagang, serta pembeli.

Wiwik (40) salah satu pedagang Pasar Krempyeng Gresik menuturkan kenaikan harga komoditas pangan biasa ia rasakan setiap menjelang Ramadan dan Tahun Baru.

“Ya mau gak mau mbak, gimana lagi, kalau laku ya alhamdulillah, gak laku ya rugi,” tuturnya, Kamis (16/3/2023).

Kenaikan paling besar berada di komoditas cabai rawit yang semula Rp 30.000 meroket hingga Rp 80.000, Sedang cabai merah yang semula Rp 35.000 naik hingga Rp 41.000, Cabai keriting yang semula Rp 40.000 menjadi Rp 45.000, dan Cabai hijau menjadi Rp 18.000.

Baca juga:  Cuaca Tidak Menentu, Harga Cabai Rawit Meroket¬†

“Rata-rata mengalami kenaikan, seperti harga telur dari Rp 25.000 perkilogram sekarang menjadi Rp 29.000 perkilogram,” ungkapnya.

Selain itu, Bawang merah yang semula Rp 32.000 menjadi Rp 38.000, Bawang putih yang awalnya Rp 30.000 naik menjadi Rp 34.000, Kemudian Kentang yang semula Rp 12.000 menjadi Rp 18.000, dan Tomat yang hanya sekitar Rp 6.000 menjadi Rp 12.000 perkilogram.

Disamping itu, harga daging ayam yang semula Rp 32.000 menjadi Rp 34.000, sedangkan Daging sapi yang semula Rp 103.000 berada di angka Rp 105.000.

“Meski kenaikan kebutuhan pokok di bulan puasa lazim dirasakan, kami berharap harga segera stabil, karena ini juga berpengaruh pada omset pendapatan,” jelasnya. (ovi/aam)

Baca juga:  Imbas Cuaca Ekstrem di Bawean, Harga Cabai Rawit Capai Rp 160 Per Kilo
spot_img

Advertisement