Selasa, Januari 31, 2023

Temukan Bongkahan Kayu Bekas Kapal Abad 11, Pertegas Jika Desa Leran Dulunya Pelabuhan Pertama Gresik

GresikSatu | Hari ke-8 proses eskavasi benda bersejarah di Desa Leran, Kecamatan Manyar Gresik, membuka misteri yang selama ini terpendam. Bahwa di area dekat Makam Siti Fatimah Binti Maimun dulunya merupakan pelabuhan pertama di Gresik.

Indikasi pelabuhan pertama Gresik, dipertegas adanya temuan bongkahan kayu bekas kapal yang diduga era abad 11. Benda bersejarah ini ditemukan tim Badan Riset dan Inovasi (BRIN) di kedalaman 120 cm.

Ketua Tim BRIN eskavasi pelabuhan Leran Irfanuddin mengatakan, penemuan tersebut menegaskan di area tersebut, ada kapal yang karam saat menjadi pelabuhan dulu. Data ini pun turut mengkonfirmasi informasi dari masyarakat.

“Temuan kayu mungkin bagian dari kapal. Karena ada pasak kapal, ijuk sebagai tali kapal. Semuanya material bahan kapal lama,” ungkapnya, Rabu (26/10/2022).

Gresiksatu.com
Penemuan bongkahan kayu diduga bekas kapal abad 11. (Foto : Faiz/Gresiksatu.com)

Dijelaskan, pihaknya bersama tim masih melakukan pendalaman terkaiat temuan baru tersebut. Termasuk ada temuan bongkahan kayu diduga era abad ke 11. Satu patah langsung diamankan oleh tim. Dibawah lahan yang dieskavasi masih  ada beberapa temuan kayu. 

Baca juga:  Warga Gosari Gresik Temukan Situs Purbakala Diduga Era Majapahit 

“Kemungkinan ada hubungan tentang cerita masyarakat. Bahwa memang ada kapal yang karam di area Pelabuhan Leran ini,” jelasnya.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Kendati demikain, dugaan bekas kapal ini belum bisa dipastikan secara ilmiah. Karena temuan ini akan ditelitilagi dalam uji lab di Yogyakarta. Mulai jenis kayu, dan tahunnya.

“Intinya semua temuan akan dilakukan uji lab dan identifikasi kepastian data. Untuk identifikasi benda pubakala, dengan menggunakan C14. Kami masih menunggu proses lebih lebih lanjut lagi,” tambahnya. 

Kepala Seksi Sejarah Purbakala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Khairil Anwar menambahkan, kayu yang ditemukan merupakan bagian gading dan pasak kapal. 

Baca juga:  Penemuan Situs Purbakala, Disparekrafbudpora Gresik Akan Limpahkan Penelitian ke BPCB 

“Kalau body (badan kapal) sudah lapuk. Perkiraan kapal tersebut ada pada abad 11 sampai 12, jauh sebelum adanya Sunan Maulana Malik Ibrahim. Kalau mengacu pada cerita rakyat masyarakat sekitar. Karena kapal dagang Sunan Maulana Malik Ibrahim ada pada abad 11 terakhir,” ungkap pria yang juga sebagai Pamomg Budaya Disparekrafbudpora Gresik itu. 

Ditegaskan, dengan beberapa temuan benda situs purbakala ini. Pihaknya yakin, bahwa Pelabuhan Pertama di Gresik ada di Pelabuhan Leran, Manyar, Gresik. 

“Bisa jadi, ini pelabuhan pertama, dengan segala temuan mengaraha kepada hal tersebut. Perkiraan pelabuhan ini aktif sejak abad ke – 10,” pungkasnya. (faiz)