Bisnis Buket di Gresik Laris Manis, Modal Kecil Beromzet Jutaan

GresikSatu | Musim acara wisuda sekolah memberi berkah bagi pelaku bisnis buket di Kota Gresik. Pundi-pundi rupiah datang silih berganti diantara sela jemari kreatif para penjual jasa.

Buket selalu menjadi incaran souvenir untuk diberikan kepada orang terkasih saat hari kelulusan. Peluang bisnis tersebut amat menjanjikan karena tidak perlu merogoh modal terlalu dalam.

Pelaku bisnis buket brand Tangan_Umek, Dewi Rahma Qorinah asal Desa Karangrejo Manyar Gresik menuturkan, usaha yang ia rintis sejak tahun 2019 tersebut selalu kebanjiran order memasuki musim wisuda. Bahkan bisa mencapai angka 3-4 kali lipat dibanding hari biasa.

“Kalo di hari biasa, orderan yang masuk seminggu 3-4 pcs. Sedangkan di momen wisuda, orderan yang masuk dalam sehari bisa naih hingga 10-20 pcs. Untuk bulan Mei saja orderan sudah di angka 200 pcs, padahal masih di tengah bulan,” terangnya, Jum’at (19/5/2023).

Baca juga:  Omset Kerajinan Rotan di Menganti Gresik Melonjak, Pelaku UMKM Kebanjiran Pembeli

Range buket yang ia tawarkan bervariasi sesuai ukuran, kerumitan, isi, jumlah snack, dan request dari pembeli. 

“Karena bisa custom, pembeli bebas menentukan isi, warna buket, model hingga ukuran. Kami menyediakan mulai dari Snack Bouquet, Flower Bucket, Money Bucket, Towel Bucket, mix pokoknya,” tuturnya.

Rina mematok harga buketnya mulai dari Rp 4 ribu, namun saat custom Money Bucket disesuaikan dengan budget si pemesan.

“Mayoritas yang order carinya di harga Rp 35-80 ribu,” ungkapnya.

Melalui bisnis buket yang ia geluti, Rina sanggup meraup untung hingga jutaan rupiah.

“Keuntungan yang diperoleh saat musim wisuda mencapai Rp 2-3 juta, sedang di hari biasa kisaran Rp 500 ribu an. Biasanya momentum wisuda kayak gini hingga bulan Juli,” jelasnya.

Baca juga:  Dampak Inflasi, Ribuan Pelaku UMKM di Gresik Dapat Bansos dari Pemerintah

Selain menawarkan buket, terdapat pula pernak-pernik lain diantaranya : Gift Box atau Hampers, Digital Art, 3D Sweet Frame, dan Tart Snack. (ovi/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler