DPRD Gresik Heran Ada Sekolah yang Wajibkan Muridnya Bayar Rekreasi Meski Tak Ikut

GresikSatu | Polemik tarikan rekreasi dan perpisahan siswa yang dilakukan oleh SDN 21 Gresik menyita perhatian dari DPRD Gresik. Kalangan dewan itu bahkan mengaku heran jika sekolah tetap membebani biaya meski muridnya tak ikut rekreasi.

“Kok bisa, tidak ikut rekreasi kok tetap diminta membayar. Jangan ada pungutan yang memberatkan wali murid,” kata Ketua Komisi IV DPRD Gresik Mochammad saat dikonfirmasi Gresiksatu.com, pada Sabtu (4/3/2023).

Ia bahkan meminta agar pihak Dinas Pendidikan Gresik memanggil sekolah tersebut. Bahkan meminta kegiatan rekreasi dibatalkan. Hal ini dikarenakan tarikan itu dianggap menjadi beban bagi wali murid.

“Kami minta Dispendik Gresik segera panggil kepala sekolah tersebut, dan membatalkan kegiatan berwisata,” jelasnya.

Baca juga:  K3S Kebomas Gelar Karya Hingga Project Film, Menuju Kreatifitas Unggul

Sementara itu, jurnalis dari Gresiksatu.com berusaha mengkonfirmasi berita dengan mendatangi sekolah yang melakukan dugaan pungutan ilegal itu. Sayangnya, kedatangan Gresik Satu tidak disambut baik.

Satpam sekolah tidak memperkenankan masuk. Dia beralasan jika Kepala Sekolah tidak ada di ruangan. Alasan itu menjadi dasar pelarangan meliput dan mengkonfirmasi langsung terkait polemik adanya tarikan rekreasi dan perpisahan siswa.

“Ibu kepala sekolah Ningati lagi ada di luar. Selain kepala sekolah tidak bisa memberikak tanggapan dan tidak mau ditemui,” ujar Satpam yang diketahui bernama Walid itu. 

Diberitakan sebelumnya, sejumlah wali murid SDN 21 Gresik mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Gresik untuk melakukan pengaduan, Jum’at (3/3/2023). Mereka memprotes adanya tarikan rekreasi dan perpisahan siswa yang dilakukan sekolah.

Baca juga:  DPRD Gresik Minta Tarikan di Semua Sekolah Ditiadakan

Dari informasi yang dihimpun, tarikan itu bernilai sampai Rp 1,3 juta. Bagi wali murid yang ekonominya pas-pasan, uang dengan nilau itu tentu dianggap memberatkan. Apalagi, meski memilih tak ikut, siswa tetap dikenai biaya. 

“Katanya uang itu digunakan rekreasi ke Malang dan perpisahan siswa untuk memberikan cinderamata untuk guru dan pengawas,” ucap wali murid yang tak mau disebutkan namanya. (faiz/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Gresik Gres