Gempa Masih Aktif, Warga Bawean Gresik Tetap Antusias Mudik ke Kampung Halaman

GresikSatu | Meskipun Pulau Bawean masih dihantui ancaman gempa susulan, para warga asal Bawean Gresik tetap antusias melakukan perjalanan mudik di kampung halaman.

Suasana Pelabuhan Gresik pun mendadak sibuk, karena para pemudik sudah mulai berdatangan pada, Selasa (2/4/2024). Terpantau, mereka berdesakan untuk menaiki kapal cepat Express Bahari.

Para pemudik yang turut serta dalam perjalanan ini terdiri dari beragam kalangan, termasuk santri dari berbagai pondok pesantren di sekitar Gresik.

Ahmad Reza, salah satu pemudik mengaku masih khawatir dan takut dengan gempa susulan yang sering terjadi di Pulau Bawean. Namun, baginya mudik pekerjaan wajib demi melepas rindu melihat kondisi keluarga dan merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah di Pulau Bawean

Baca juga:  Pulau Bawean Gresik Kembali Diguncang Berkekuatan M 4,9

“Bismillah, meskipun terjadi gempa, demi keluarga tetap mudik. Kasihan keluarga di Pulau Bawean,” ujarnya. 

Di tempat yang sama, Kasi Keselamatan Berlayar Patroli dan Penjagaan (KBPP) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Capt Firmawan mengatakan, petugas Pelabuhan Gresik siap mensukseskan arus mudik penyeberangan kapal ke Pulau Bawean

Arus mudik kapal cepat Express Bahari 3F setiap pemberangkatan selalu penuh setelah terjadi gempa Pulau Bawean. Termasuk para relawan,” ungkapnya. 

Nantinya, lanjut Firmawan, puncak arus mudik akan diperkirakan pada tanggal 5 April atau H-5 lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. 

“Nantinya para pemudik bisa menggunakan dua kapal cepat Express Bahari 3F dan 6F,” jelasnya. 

Baca juga:  Lima Rekomendasi Hotel dan Home Stay Terbaik di Pulau Bawean Gresik

Diketahui, arus penyeberangan laut ke Pulau Bawean dilalui dengan tiga kapal. Yakni, Kapal Motor Penumpang (KMP) Gili Iyang, Kapal Cepat Express Bahari 6F dan 3F.

Untuk KMP Gili Iyang juga melayani rute Paciran Lamongan – Bawean maupun sebaliknya. Tidak banyak Gresik – Bawean maupun sebaliknya, seperti kapal cepat Express Bahari.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler