Hati-Hati! Ratusan Warga Gresik Terserang Penyakit Kanker Payudara, Kaum Hawa Wajib Paham

GresikSatu | Sepanjang tahun 2023, ada ratusan perempuan di Gresik yang teridentifikasi menderita penyakit berbahaya yakni kanker payudara.

Kanker payudara adalah suatu jenis tumor ganas yang berkembang pada sel-sel payudara. Kanker ini dapat tumbuh jika terjadi pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel pada payudara.

Ia merupakan salah satu ancaman mematikan bagi kesehatan perempuan. Sebab juga menjadi penyebab kematian terbesar di dunia.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dari aplikasi Surveilans PTM milik Dinkes Provinsi tercatat total ada sebanyak 431 orang terdiagnosa penyakit Kanker payudara tahun 2023.

Angka tersebut bertambah dari yang semula sebanyak 395 pasien terdiagnosa penyakit Kanker payudara pada tahun 2022.

“Untuk tahun 2023, ada temuan kasus baru penyakit kanker payudara sebanyak 36 pasien,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik dr Puspitasari Whardani, Jumat (8/3/2024).

Baca juga:  Tips Jitu Menghadapi Bulan Puasa Bagi Penderita Maag, Ala Dinkes Gresik

Sementara untuk faktor risiko penyebab penyakit tersebut diantaranya :Haid pertama pada usia di bawah 12 tahun, Wanita yang tidak menikah, Wanita menikah tetapi tidak memiliki anak dan Melahirkan anak pertama pada usia 30 tahun.

Kemudian, Tidak Menyusui, Menggunakan kontrasepsi hormonal dan atau mendapat terapi hormonal dalam waktu yang cukup lama.

Menopause pada usia lebih dari 55 tahun, Pernah operasi tumor jinak payudara, Riwayat kanker dalam keluarga, Wanita yang mengalami stres berat, Konsumsi lemak dan alkohol secara berlebih, serta Perokok aktif dan pasif.

“Kebanyakan pasien berusia lebih dari 40 tahun,” tuturnya.

Dinkes Gresik mempunyai program deteksi dini kanker payudara melalui IVA (inspeksi visual asam asetat) dan sadanis (pemeriksaan payudara klinis). Kegiatan ini dilaksanakan di faskes tingkat 1.

Baca juga:  Sepanjang tahun 2023, Anak-anak di Gresik Rentan Terinfeksi Cacingan

Dari pemeriksaan tersebut bila dicurigai ada kelainan yang mengarah pada kanker payudara maka pasien akan diberi rujukan ke rumah sakit.

“Sebaiknya untuk perempuan berusia 30 tahun bisa melakukan pemeriksaan iva dan sadanis minimal satu tahun sekali, kalo dicurigai kelainan agar bisa terdeteksi lebih dini,” pungkasnya.

Reporter:
Chofifah Qurotun Nida
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler