Minggu, Januari 29, 2023

Inilah 5 Posisi Karir yang Bisa Ditempati Penyandang Disabilitas Gresik

GresikSatu | Peluang karir bagi penyandang disabilitas Gresik semakin terbuka lebar. Pasalnya, Pemkab Gresik dengan regulasi Perbup nomor 53 tahun 2022 memberi kesempatan yang sama dalam mendapatkan pekerjaan.

Perusahaan yang beroperasi di Gresik mulai andil berpartisipasi mengangkat derajat serta menuntaskan persoalan kemiskinan, utamanya yang dialami kelompok marginal, penyandang disabilitas Gresik. 

Ada beragam jenjang karir yang diberikan, namun perhitungan terkait skill dan posisi yang ramah tetap berjalan.

Berikut 5 referensi posisi yang bisa ditempati para penyandang disabilitas :

1. Programmer atau IT

Kemajuan teknologi menyeret kaum muda untuk melek digital agar tidak ketinggalan zaman. Tak terkecuali penyandang disabilitas juga dapat mencari pemasukan melalui internet, salah satunya dengan bekerja sebagai programmer. 

“Programmer (Software Developer) bertugas mengembangkan perangkat lunak atau aplikasi dalam suatu program. Anda harus memastikan program yang beroperasi sudah berjalan dengan benar,” kata Kepala Disnakes Gresik Andhy Hendro Wijaya, Senin (12/12/2022).

Menurut Andhy, sudah ada pekerja programmer dari penyandang disabilitas dilingkup Dinas Ketenagakerjaan Gresik. Programmer menjadi salah satu pertimbangan untuk kemajuan sistem informasi dan teknologi pada perusahaan.

Baca juga:  Peduli Penyandang Disabilitas, Pemkab Gresik Komitmen Perhatikan Masyarakat Rentan

“Penyandang disabilitas lain juga bisa mencoba posisi ini sesuai potensi yang dipunya,” bebernya.

2. Cleaning Service

Cleaning Service atau petugas kebersihan adalah agen yang bertugas membersihkan ruangan kantor, apartemen, atau tempat – tempat umum. Pekerjaan tersebut diberikan setelah melalui pelatihan dan keahlian. 

Pelatihan kebersihan sering diberikan oleh Dinas Ketenagakerjaan sebelum perekrutan karyawan melalui interview. Banyak sekali kelompok difabel yang memenuhi kriteria untuk posisi ini. 

3. Wirausaha

Membangun industri mandiri menjadi pilihan paling efektif untuk sebagian orang. Penyandang disabilitas dapat menentukan sendiri jadwal tanpa tekanan dari siapapun.

Meski dibilang mudah, perencanaannya pun cukup pelik. Diharuskan membuat indeks perencanaan dan perhitungan peluang sesuai kondisi lingkungan sekitar.

“Di Gresik sendiri sudah ada beberapa wirausahawan Gresik dari kelompok difabel. Anda perlu mencobanya melalui Dinas Ketenagakerjaan,” beber Andhy.

4. Barista dan Pramusaji

Barista adalah sebutan bagi orang yang memiliki keahlian khusus membuat jenis minuman kopi yang diekstraksi memakai mesin khusus (mesin espresso). Barista bekerja di kedai kopi maupun bar.

Sedangkan Pramusaji adalah ujung tombak pelayanan restoran. Pekerjaan ini dikenal juga dengan sebutan waiter atau waitress. Dunia food and beverage sangat membutuhkan pramusaji sebagai garda terdepan dalam menghadapi pelanggan. 

Baca juga:  Lauching Layanan ULD, Disnaker Gresik Beri Ruang Berkarya Kepada Penyandang Disabilitas

5. Pekerja Landscaping dan Groundskeeping

Groundskeeping adalah petugas pemeliharaan lahan pekarangan properti rumah atau instansi. Mereka bertugas mengoperasikan peralatan bertenaga, diantaranya : mesin pemotong rumput listrik, gergaji mesin, dan traktor. 

Pekerjaan ini banyak dijadikan pos potensial untuk penyandang disabilitas, terutama bagi mereka yang sangat memerhatikan detail. 

Perusahaan penerima kerja dari kelompok difabel mayoritas memberikan posisi pekerjaan ini. Bagi penyandang disabilitas, bisa mencoba pekerjaan yang potensial memungkinkan untuk diterima.

“Disnaker secara fungsional sebagai pengantar kerja akan mempertemukan perusahaan ke ULD sesuai permintaan dan kualifikasi. Kami sebagai komunikator tidak serta merta mengajukan tanpa bimbingan seperti teknik interview pada umumnya,” terangnya. 

Pihaknya bahkan, telah bersinergi dengan 7 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Gresik. Antara lain, SLB Dharma Wanita Ujungpangkah, SLB Muhammadiyah Golongan Sidayu, SLB Al Falah Sembayat Manyar, SLB Kemala Bhayangkari A, B, dan C, SLB Negeri Cerme, SLB Harapan Mulya Driyorejo, dan 1 nya tingkat SD di Menganti. (ovi/aam)