Jalin Kerja Sama dengan Dua Kampus, Pemkab Gresik Serius Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di Bawean

GresikSatu | Pemenuhan fasilitas kesehatan di Pulau Bawean disikapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Melalui program Nawa Karsa (Gresik Sehati), dijalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB).

Bantuan Pendidikan Dokter Spesial (PDS) untuk ditempatkan di RSUD Umar Mas’ud Bawean sebanyak 5 Dokter spesialis rencananya akan diberikan di 2 tempat study terbaik tersebut.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, kebutuhan tenaga kesehatan yaitu dokter spesialis sangat banyak, karena mengimbangi jumlah rujukan pasien, baik di Kota maupun di Kepulauan Bawean.

“Kami tengah serius mencukupi kebutuhan layanan kesehatan di Gresik, salah satunya dengan mempersiapkan dokter spesialis di RSUD Umar Mas’ud Bawean dan menyelesaikan pembangunan RSUD di wilayah Gresik selatan,” katanya, Jum’at (31/3/2023).

Baca juga:  Akhirnya RSUD Umar Masud Sudah Memiliki Dokter Spesialis Kandungan dan Anak

Sebanyak 60.000 jiwa penduduk di Bawean kesulitan dalam mengakses faskes. Maka dari itu, dialokasikan anggaran beasiswa dokter spesialis aestesi, penyakit dalam, bedah, anak, dan obgyn (dokter kandungan).

“Besaran dana yang digelontorkan untuk satu dokter adalah satu miliar rupiah. Kami menyasarkan kesempatan untuk anak Bawean sendiri. Nantinya setelah lulus para penerima beasiswa kita tugaskan di RS Umar Mas’ud Bawean,” terangnya.

Program Dokter Spesialis

Tunjangan yang diberikan tidak main-main, Program Pendidikan Dokter Spesial (PDS) menggelontorkan besaran biaya hidup Rp 2.500.000 per bulan, biaya buku Rp 3.000.000 per tahun, biaya penelitian Rp 10.000.000, dan biaya tempat tinggal Rp 2.000.000 per bulan.

Sedangkan anggaran untuk masa pengabdian, diberikan insentif sebesar Rp 40.000.000 per bulan bagi Non PNS, serta tambahan penghasilan pegawai bagi peserta PNS.

Baca juga:  Tiga Dokter Spesialis RSUD Umar Masud Bawean, Berakhir Masa Tugas

Dan jangka waktu masa pengabdian setelah pendidikan Program Bantuan PDS adalah selama masa pendidikan ditambah dengan tiga tahun. (ovi/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Gresik Gres