Kiai Cabuli Santriwati di Bawean Gresik Ditetapkan Tersangka

GresikSatu | Jajaran Satreskrim Polres Gresik telah menetapkan status NS, Kiai cabuli santrinya di Bawean sebagai tersangka. Kiai berusia 49 tahun itu, juga sudah ditahan di Mapolres Gresik.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengungkapkan, status NS sudah ditetapkan tersangka, setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan korban.

“Sudah kami tetapkan tersangka, setelah kami lakukan pemeriksaan saksi dan korban,” ungkapnya, Minggu (24/12/2023).

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan tes psikologi kepada korban. Hasilnya, para korban mengalami trauma berat.

“Hasil psikologi korban mengalami trauma berat,” ujarnya.

Atas penetapan tersangka tersebut, NS dijerat dengan Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Baca juga:  Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Milik Pengasuh Pondok di Gresik

“Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” jelasnya.

Mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya itu, menambahkan sudah ada empat saksi yang dimintai keterangan kasus pencabulan yang menimpa santriwati.

Satu diantaranya adalah guru pengajar di pondok pesantren. Dari keterangan saksi dan korban menguatkan adanya tindakan pencabulan yang dilakukan NZ kepada korban.

“Keterangan saksi menguatkan kejadian tersebut. Dilakukan sekitar bulan November. Sampai saat ini ada tiga orang korban,” tambahnya.

Sebelumnya, Jajaran Satreskrim Polres Gresik melalui Unit PPA Polres Gresik, berhasil mengamankan pelaku dugaan pencabulan santriwati di Pulau Bawean.

Tim dari Satreskrim Polres Gresik ini bahkan menjemput pelaku ke Bawean. Tampak di Pelabuhan Bawean, Pelaku yang diketuai berinisial NS (49), dikawal beberapa petugas dari Polres Gresik.

Baca juga:  Ekspresikan Emosi Melalui Bahasa, SMA Muhammadiyah 1 Gresik Gelar Lomba Puisi Tingkat SMP Se-Kabupaten Gresik

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Hidayatul Qur’an As Syafi’i Dusun Kalimalang, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, saat diamankan mengenakan penutup kepala dan wajah. (faiz/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler