Momen Hardiknas, PGRI Gresik Salurkan Bantuan untuk Guru dan Siswa Terdampak Gempa di Bawean

GresikSatu | Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, dimanfaatkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gresik menggelar aksi nyata solidaritas.

Mereka telah menyalurkan bantuan kepada guru dan siswa yang terdampak gempa di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

Upacara Hardiknas tidak hanya menjadi ajang peringatan semata, tetapi juga menjadi momen penting bagi ratusan guru dan siswa di Sangkapura.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Camat Sangkapura, Umar Junid, di Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean.

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Sangkapura Bawean, Usman, menjelaskan bahwa bantuan yang telah disalurkan mencapai angka yang signifikan, yakni sebesar Rp 235 juta.

Dana tersebut tidak hanya sekadar angka, melainkan nyata dalam membantu meringankan beban para guru dan siswa yang rumahnya rusak akibat gempa.

Baca juga:  Cerita Mak Sanah Penjual Rujak Sejak PLN Belum Masuk Pulau Bawean Gresik

“Bantuan ini kami berikan untuk meringankan beban guru dan siswa dampak gempa,” ungkap Usman, setelah upacara Hardiknas di Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean, pada Kamis (2/5/2024).

Bantuan tersebut tidak hanya diberikan secara merata, tetapi juga sesuai dengan tingkat kerusakan rumah yang dialami. Guru yang rumahnya mengalami kerusakan berat mendapatkan bantuan sebesar Rp 4 juta.

Sementara itu, bagi yang mengalami kerusakan sedang, bantuan yang diterima adalah sebesar Rp 2 juta. Adapun untuk kerusakan ringan masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 juta dan Rp 500 ribu.

“Dengan total jumlah bantuan kepada guru mencapai Rp 163 juta,” tambahnya.

Selain bantuan untuk guru, PGRI Gresik juga memberikan perhatian kepada siswa yang terdampak gempa. Sebanyak 656 siswa mendapatkan bantuan, dengan masing-masing siswa mendapat paket sembako senilai Rp 109 ribu.

Baca juga:  Jabat Camat Tambak, Begini Misi yang Dibawa Nur Syamsi

“Bantuan ini diberikan kepada siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang terdampak gempa,” bebernya.

Menurutnya, solidaritas yang ditunjukkan oleh PGRI Gresik ini merupakan bukti nyata bahwa dalam situasi sulit, kebersamaan dan kepedulian adalah kunci untuk membantu mereka yang membutuhkan.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban dan membawa harapan bagi para guru dan siswa yang terdampak gempa di Bawean,” pungkasnya.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler