Pameran Sanggar Daun, Pelukis Cilik Asal Surabaya Terinspirasi Gaya Lukisan Vincent Willem Van Gogh 

GresikSatu | Komunitas Sanggar Daun kembali gelar pameran lukisan di di Gallery lantai 2 Icon Mall Gresik, Sabtu (12/11/2022) kemarin. Menariknya, dalam pameran itu, ada satu pelukis cilik bernama Damara Azka Yudith yang meniru seni gaya lukisan Vincent Willem Van Gogh.

Seorang pelukis pascaimpresionis Belanda yang menjadi salah satu tokoh paling terkenal dan berpengaruh dalam sejarah seni di Barat. 

Anak laki-laki asal Surabaya ini, sudah banyak menghasilkan karya ekspresif. Bahkan dirinya sudah mulai belajar mendalami tekniknya Van Gogh. Maestro seni lukis Ekspresionis paling terkenal pada awal abad ke-20.

“Mulai suka melukis sejak usia lima tahun saat sekolah TK. Kebanyakan melukis pohon. Sekarang belajar seni garis teknik Van Gogh,” ucap anak yang duduk di kelas V ini. 

Salah satu karya monumental anak usia 10 tahun yakni, ‘Rembulan Kembar’. Acrylic on Canvas, 30×30 Cm. Untuk menghasilkan karya, Azka membutuhkan waktu satu jam. 

Baca juga:  Marugame Udon Luncurkan Cabang Baru di Icon Mall Gresik, Tiga Menu Promo Diserbu Pengunjung

“Detail garis kecil harus bagus. Saya tertantang dengan teknik Van Gogh. Karena lukisannya penuh garis-garis,” jelasnya.

Ibu Azka Ratna Sulistianingrum mengatakan, dirinya dalam memberikan edukasi kepada anaknya. Begitu sang buah hati suka menggambar dirinya pun mendukung, dan mengikuti kelas Sanggar Daun Anak. 

“Kebetulan anak senang melukis, ya sudah saya cari rekomendasi tempat untuk belajar melukis, dan ketemu komunitas ini,” ucapnya. 

Pendiri dan Pembina Utama Sanggar Daun Arik S Wartono mengatakan, pada pameran Sanggar Daun, kali ini bertema ‘MEMORI BAHAGIA’. Selain lukisan juga ada pameran fotografi.

Namun pada pameran ini, pihaknya lebih menekankan program Art-Preneur. Bagaimana menciptakan para seniman pelukis menjadi insan entrepreneurship dari hasil karyanya. 

Baca juga:  27 Seniman Meriahkan Pameran Lukisan The Energy of Colours di Aston Gresik

“Sementara ini sudah ada lima karya yang terjual. Melukis bukan hanya senang-senang saja tapi juga ada nilai lebih ekonomi, dan pengalaman,” tegasnya.

Jika nanti ada masyarakat yang tertarik dengan beberapa lukisan saat pameran, pihaknya membuka harga mulai Rp 500 ribu sampai Rp 2,5 juta. 

Diketahui, pameran  berlangsung mulai tanggal 12 November – 31 Desember 2022 di Gallery lantai 2 Icon Mall Gresik. Pameran ini menampilkan 64 karya seni lukisan dan fotografi.

Ada berbagai ukuran mulai lukisan kertas A3 berpigura, lukisan cat air, lukisan berbahan cat acrilyc pada kanvas yang berukuran rata-rata di bawah 1 meter, dan 5 karya fotografi penyajian print frameless makimal ukuran 60×110 Cm. (faiz/aam)

Reporter:
Tim Gresik Satu
Editor:
Tim Gresik Satu
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler