Pangkahwetan Jadi Juara Bertahan Festival Bandeng Kawak Gresik Tahun 2024

GresikSatu | Bandeng asal Desa Pangkahwetan Kecamatan Ujung Pangkah kembali menjadi juara dalam Pagelaran besar Kabupaten Gresik yakni Kontes Bandeng Kawak tahun 2024.

Bandeng pemenang tersebut memiliki bobot 13,1 kilogram dengan berat 100 cm milik Syaifullah Mahdi Petambak asal Desa Pangkahwetan, Ujungpangkah.

Pria yang akrab disapa Sandi ini merupakan juara bertahan dalam tradisi kontes dan lelang bandeng sejak beberapa tahun terakhir. Ia bahkan pernah membudidaya bandeng hingga berukuran 18 kilogram.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Menyampaikan Tradisi ini memberi dampak positif dengan menguatkan ekonomi masyarakat melalui stand UMKM dan budidaya ikan bandeng.

“Pasar Bandeng ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun temurun dan masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Semoga kita sebagai generasi pemuda terus bisa melestarikan tradisi Gresik ini,” ungkapnya, Senin (8/4/2024).

Baca juga:  Asal Usul Tradisi Pasar Bandeng, Budaya Lokal dari Sunan Giri Hingga Mengangkat Ekonomi Gresik

Pria yang akrab disapa Gus Yani itu menyebutkan Potensi ikan bandeng Gresik mencapai 90.000 ton pertahun. Potensi yang melimpah itu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Harapannya dengan hadiah dan pasar bandeng ini bisa menjadi spirit petambak untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan,” tuturnya. 

Dalam Kontes Bandeng tahun ini, Juara 3 diraih oleh bandeng dengan bobot 8 kg, panjang 97 cm, asal Desa Watuagung Mengare, milik Zainal Abidin. Juara 2 diraih oleh bandeng dengan bobot 11 kg, panjang 103 cm, asal Desa Pangkahwetan Ujungpangkah, milik Askin.

Dan Juara 1 yang diraih oleh bandeng bobot 13,1 kg, panjang 100 cm, budidaya tradisional plus, Pangkah wetan, milik Syaifullah Mahdi.

Baca juga:  Duel Sengit Bandeng asal Pangkahwetan dan Mengare di Kontes Bandeng Kawak Gresik 2024
Reporter:
Chofifah Qurotun Nida
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler