Kamis, Februari 2, 2023

Penundaan Kompetisi Liga 2, CEO Gresik United: Kemanusiaan Nomer Satu!

GresikSatu I Penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama dua pekan oleh PT LIB akibat tragedi kerusuhan Kanjuruhan yang menewaskan 125 suporter Arema, Sabtu (1/10/2022) lalu disambut baik oleh CEO Gresik United, Muhammad Allan.

CEO muda yang akrab disapa Gus Allan ini menyebut sangat wajar jika PT LIB menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Sebab tragedi atau peristiwa ini menyangkut nyawa.

“Untuk saat ini kami tidak bisa bicara apa-apa. Hanya saja apa yang menjadi keputusan PT LIB, kami mengikuti aturan yang sudah dibuat,” jelasnya, Selasa (4/10/2022).

Bagi kami lanjut Gus Allan, kemanusiaan nomer satu di atas olahraga. Tragedi Kanjuruhan ini sangat memilukan, membuat duka bangsa Indonesia dan dunia tentunya. Peristiwa kelam di dunia sepakbola dunia dan Indonesia khususnya.

Baca juga:  Gresik United Tour Malaysia, Jajal Kekuatan Selangor FC

“Yang jelas bagi kami (Gresik United) kemanusiaan nomer satu. Jadi ya itu, sekali lagi kami mengikuti aturan, saja” ucapnya.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Seperti di beritakan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memutuskan untuk menunda lanjutan pertandingan Liga 1 2022/2023 dan Liga 2 2022/2023 selama dua pekan. Perihal keputusan tersebut, LIB juga telah berkirim surat kepada seluruh klub peserta Kompetisi Liga 1 2022/2023 dan Liga 2 2022/2023, Senin (3/10/2022).

Berdasar surat bernomor 583/LIB-KOM/X/2022 dan 584/LIB-KOM/X2022 yang dikirimkan kepada para peserta kompetisi, terdapat dua poin sebagai sebab dilakukannya penundaan kompetisi selama dua pekan.

Baca juga:  Di Incar Tim Liga 1, CEO Gresik United: Motivasi Pemain dan Jamin Pemain

Poin pertama terkait insiden pasca pertandingan pada pekan ke-11 antara tuan rumah Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober lalu.

Poin kedua berdasar rapat koordinasi pada 2 Oktober yang dipimpin Menko PMK dan dihadiri oleh Menpora, Kapolri, Gubernur Jawa Timur, Anggota Komisi X DPR RI, Kapolda Jawa Timur, Pangdam Brawijaya dan unsur terkait yang menangani tragedi di Kanjuruhan.

“Selanjutnya, PT LIB akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi kepada Klub peserta Liga 1 2022/2023 dan segala perkembangan akan diinformasikan pada kesempatan pertama,” tulis surat yang ditanda tangani oleh Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. (Tov)