Polres Gresik Siapkan Ratusan Personil untuk Pengamanan Arus Mudik Lebaran

GresikSatu | Dalam rangka pengamanan mudik lebaran dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Polres Gresik menyiapkan Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) 

Pengecekan kesiapan tersebut dilakukan saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di halaman Polres Gresik. Total sebanyak 195 personel yang disiapkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2024. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, operasi Ketupat Semeru 2024 akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 4 sampai 16 April 2024.

“Kami telah menyiapkan satu Posyan dan empat pos pengamanan utama di jalur-jalur rawan kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian,” ungkapnya, Sabtu (6/4/2024).

Prioritas utama dalam operasi Ketupat Semeru 2024, adalah Pengaturan lalu lintas untuk mendukung keamanan. Kemudian keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan arus lalu lintas, juga patroli bersama pada jam-jam rawan.

“Selain itu juga layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan dan pengamanan sholat Idul Fitri bersama kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan,” ujarnya. 

Baca juga:  Beri Motivasi Anggota, Kapolres Gresik Ingatkan Disiplin Prokes

Dengan berbagai upaya dan strategi tersebut, Kapolres berharap masyarakat dapat merasakan mudik aman, ceria, penuh makna. 

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca menambahkan, pihaknya sudah mempersiapkan pola-pola jika terjadi kemacetan saat arus mudik. Tentu ada pengalihan arus. Terutamanya di exit tol Kebomas. 

“Itu jalur utama para pemudik, apabila ada kemacetan akan kita alihkan ek exit tol Cerme. Jadi kita alihkan masuk ke tol KLBM, lalu keluar ke Cerme. Apabila masih macet di area Bunder, maka akan dialihkan ke jalur Lamongan melalui Benjeng,”ucapnya.

“Begitu juga dengan area Jalan Manyar. Jika terjadi kemacetan, maka akan dialihkan ke jalur tol keluar Cerme, lewat Balongpanggang, Benjeng, lalu Lamongan,” jelasnya. 

Untuk area jalan Legundi Driyorejo, memang salah satu titik yang rawan macet. Mengingat are industri yang padat. Namun, dengan adanya surat Surat Keputusan Bersama (SKB) dari Kemenhub, Polri, dan Dishub. Akan memberlakukan pembatasan kendaraan berat. 

Baca juga:  Polisi Tidur Depan Polres Gresik Dikeluhkan Pengendara

“Kendaraan berat dilarang melewati jalur jalan tersebut. Dimulai dari tanggal 5 sampai tanggal 16 April. InsyAllah akan mengurangi volume kendaraan berat yang melintas. Ada beberapa pengecualian, kendaraan muatan sembako, SPBU dan bahan pokok lainnya,” paparnya. 

“Untuk puncak arus mudik, sesuai dengan hasil analisia dari Korlantas, puncak arus mudik jatuh pada hari Sabtu, Minggu, Senin, Selasa. Tanggal 6,7,8,9 April, empat hari sebelum hari raya Idul Fitri 1445 H. Kami juga sudah ada tim khusus untuk mengurai kemacetan,” tambahnya. 

Adapun lokasi Posyan dan Pospam di wilayah Gresik meliputi:

Posyan di Bunder, Pospam di Alun-alun, Pospam Manyar, Pospam Legundi Driyorejo, Pos Pam rest area 726B tol Wringinanom.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler