UMKM Gresik Serbu Pendaftaran Stand Pasar Bandeng: Lebih dari 1.000 Stand Sudah Terisi

GresikSatu | Pasar Bandeng menjadi salah satu tradisi tahunan Kabupaten Gresik yang selalu ditunggu oleh masyarakat.

Pada tahun ini, tradisi tersebut akan digelar mulai Hari Sabtu sampai Senin atau 6-8 April 2024.

Sebelum tradisi tersebut dilaksanakan, para pelaku UMKM Gresik menyerbu pendaftaran stand Pasar Bandeng.

Lebih dari 1.000 stand telah terisi, angkanya hingga kini mencapai 75 persen.

Panitia Pelaksana Pasar Bandeng Kecamatan Gresik Mohammad Zein mengatakan, total ada sebanyak 1.500-1.600 stand yang disewakan dalam Pasar Bandeng Ramadan 2024.

Stand tersebut berjejer rapi disepanjang Jalan Gubernur Suryo, Jalan Samanhudi, Jalan HOS Cokroaminoto, hingga Jalan Raden Santri.

“Hari ini pendaftaran terakhir, angkanya sudah 75 persen namun untuk update total pendaftar baru bisa diliat nanti jam 12 malam.  Karena laporan jumlah pendaftar baru bisa diakses nanti malam,” ungkapnya, Jum’at (5/4/2024) kemarin.

Baca juga:  Asal Usul Tradisi Pasar Bandeng, Budaya Lokal dari Sunan Giri Hingga Mengangkat Ekonomi Gresik

Khusus tahun ini, stand untuk pedagang bandeng hanya diberikan kuota 50 stand. Sebab di tahun 2023 hanya ada sekitar 32 petani tambak yang menjual dagangannya di Pasar Bandeng.

“Sebelumnya tidak ada berapa kuotanya, namun karena mengacu di tahun kemarin lapak jual beli bandeng kadang terisi 30-32 stand saja. Jadi stand yang masih kosong bisa diisi UMKM lainnya,” tuturnya.

Pendaftaran stand Pasar Bandeng dibuka selama 2 hari yakni tanggal 4-5 April 2024.  Dibagi menjadi 3 titik, yakni Pudak Galeri, Pasar Baru, dan Pasar Kota.

Setiap penyewa dikenakan biaya Rp 150 ribu per stand selama tiga hari. Mereka akan mendapat stand dengan ukuran 3×3 meter.

Baca juga:  Pangkahwetan Jadi Juara Bertahan Festival Bandeng Kawak Gresik Tahun 2024

“Mungkin satu karena kena kemarau panjang, kemudian hujan sehingga banyak banjir. Kebanyakan penjual ini memang dilematis kalo mau jual di lelang bandeng, kecuali kalo dibuat kontes,” tandasnya.

Reporter:
Chofifah Qurotun Nida
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler