Home Berita Gres Bongkar Prostitusi Berkedok Warung Kopi, Polres Gresik Amankan Satu Mucikari

Bongkar Prostitusi Berkedok Warung Kopi, Polres Gresik Amankan Satu Mucikari

Bongkar Prostitusi Berkedok Warung Kopi, Polres Gresik Amankan Satu Mucikari
Satreskrim Polres Gresik mengamankan seorang perempuan berinisial H (Foto : Satreskrim Polres Gresik for Gresiksatu.com)

GresikSatu | Dalam menjalankan Operasi Pekat Semeru 2023, Jajaran Satreskrim Polres Gresik berhasil membongkar prostitusi berkedok warung kopi di Kecamatan Kedamean, Gresik. 

Korps Bhayangkara juga mengamankan satu mucikari dalam operasi, yang akan berlangsung selama 12 hari itu. 

Mucikari perempuan tersebut, berinisial H, asal Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk. Dia berperan sebagai mucikari, yang kerap melakukan bisnis esek-esek di sebuah warung kopi jalan Raya Kedamean. 

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, perempuan mucikari langsung diamankan di Mapolres Gresik, Rabu (22/3/2023). Dari penyelidikan yang dilakukan, perempuan tersebut menyediakan perempuan lain untuk melakukan praktek prostitusi di warung esek-esek itu. 

“Dengan tarif berkisar Rp 200 – 300 ribu untuk menikmati setiap perempuan,” ungkapnya, Rabu (22/3/2023). 

Dalam menjalankan bisnisnya, perempuan 54 tahun itu menawarkan perempuan kepada pengunjung warung kopinya. 

“Disana para pengunjung juga disediakan tempat untuk berkencan, sebuah kamar kecil yang berada di belakang warung,” jalasnya. 

Alumnus Akpol 2015 itu bersmama jajaran, masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut atas tangkapan tersebut. Untuk kondusifitas Kamtibmas jelang bulan Ramadhan 1444 Hijriah. 

“Khususnya tindak kriminalitas dan penyakit masyarakat lainnya,” tegasnya. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menambahkan, dalam operasi pekat atau penyakit masyarakat. Pihaknya juga akan terus melakukan patroli sebagai langkah antisipasi. Dengan meminimalisir peredaran minuman keras, perjudian, hingga praktek prostitusi. 

“Kami juga telah memetakan wilayah-wilayah rawan. Nantinya, akan ditindaklanjuti di masing-masing kecamatan,” ungkap Kapolres. 

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan langkah deteksi dini. Khususnya, terhadap aspek-aspek kondisi sosial yang dapat menimbulkan berbagai bentuk ancaman. (faiz/aam)