close
SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Scroll untuk membaca artikel

Dinkes Gresik Peringatkan Para Orang Tua Bahaya Virus Polio Pada Anak

GresikSatu | Kasus Virus Polio mulai meresahkan masyarakat Indonesia baru-baru ini, pasca ditemukannya kasus polio di daerah. Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan gencar melakukan penelusuran lapangan hingga vaksinasi.

Polio adalah penyakit yang disebabkan virus polio, bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Salah satu penyakit yang paling ditakuti negara-negara industri, mampu melumpuhkan ratusan ribu anak setiap tahun adalah polio.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Puspitasari Whardani mengungkapkan untuk melakukan pemeriksaan pada kasus polio, dilaksanakan surveilans pada pasien lumpuh layu akut (AFP/acute flacid paralysis) yang berusia kurang dari 15 tahun, tanpa riwayat trauma atau rudapaksa.

“Pada kasus yang memenuhi kriteria, dilaksanakan pengambilan sampel tinja untuk diobservasi apakah terdapat virus polio ke BBLK. Pada akhir 2022, ada kecurigaan AFP sebanyak 19 orang, dan saat ditelusuri hasil spesimen dari BBLK yakni : negatif virus polio. Sehingga di Gresik sampai saat ini bulum ada indikasi positif polio,” terangnya, Selasa (11/4/2023).

Baca juga:  Antisipasi Bahan Kimia Berbahaya, Dinkes Gresik Uji Sampel Takjil¬†

Ditambahkan, tahun 2022 Kabupaten Gresik sudah mencapai target imunisasi polio.

“Imunisasi polio masuk dalam imunisasi rutin untuk bayi, dan capaian imunisasi dasar lengkap sudah target,” tuturnya.

Masyarakat Gresik diimbau untuk melaksanakan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) serta bagi orang tua, wajib melaksanakan imunisasi rutin sesuai usia anak di posyandu atau puskesmas.

“Karena virus polio ditularkan melalui tinja yang terkontaminasi, sehingga menjaga kebersihan lingkungan dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan sangat penting untuk pencegahan,” pungkasnya. (ovi/aam)

Advertisement