Jadikan Satu Wadah Menjaga Kebudayaan di Gresik, DKG Gelar Anjangsana

GresikSatu | Dewan Kebudayaan Gresik (DKG), menggelar kunjungan ke beberapa para pelaku budaya di Gresik. Kali ini, kunjungan yang bertajuk Anjangsana ini, menyapa para pemuda, pelaku dan pengamat budaya serta masyarakat di Kecamatan Benjeng, Minggu malam (12/5/2024). 

Bertempat di Gedung Sentra Kuliner Desa Munggugianti, kegiatan Anjangsana ini berlangsung gayeng. Acara dengan sarasehan ini, juga dilakukan sosialisasi program kerja serta pendataan pranala kebudayaan. Dengan tujuan, wadah DKG bisa turut menjaga kebudayaan di Kabupaten Gresik. 

Salah satu pengamat kebudayaan dan pegiat media di Kecamatan Benjeng, Sulaiman Wello menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan DKG ini.

“Saya rasa ini terobosan yang sangat luar biasa oleh teman-teman DKG, mengingat pentingnya database dan mapping untuk agenda kebudayaan mendatang. Harus dilakukan secara massif dan konsisten, agar muncul banyak brand dari berbagai kawasan di Kabupaten Gresik,” ucapnya, Senin (13/5/2024). 

Hal senada juga disampaikan oleh Ali Topan Diantoko, salah seorang pegiat aksara di Kabupaten Gresik. Bahwa dengan kegiatan ini, bisa menjadi upaya untuk menjaga kebudayaan di Gresik secara keseluruhan yang berada di beberapa kecamatan. 

“Sejak tahun 1998, DKG berdiri di Kabupaten Gresik, baru kali ini mau menyapa para pelaku budaya di akar rumput,” jelasnya. 

Sementara itu, hal lain datang dari Edi Pranoto selaku pimpinan Perkumpulan Seni dan Budaya Jawa (PSBJ) Among Siswo, pihaknya menyampaikan segala suka dan duka dalam proses berkesenian dan melestarikan kebudayaan Jawa di Kabupaten Gresik. Berbagai kegiatan telah dilakukan Among Siswo. Mulai pelatihan MC Jawa, pelatihan Macapat, Tari dan Karawitan, semua telah dilakukan dan terus dikembangkan hingga saat ini. 

Baca juga:  Promosikan Wisata Heritage Gresik, PWI Gresik Gelar Seminar di Bandar Grissee

“Namun, semua aktifitas kesenian tersebut dilakukan secara mandiri. Maka, pada kesempatan ini Among Siswo, sangat bersyukur telah bertemu dengan Dewan Kebudayaan Gresik untuk menyampaikan keluh kesahnya. Kami siap bersinergi mengundang DKG, untuk melestarikan budaya Jawa. Nanti bisa mampir ke sanggar,”paparnya. 

“Kami latihan senin malam dan jum’at malam, monggo jika DKG atau kawan-kawan lain mau datang, kami mengundang dan kami sambut dengan tangan terbuka,” imbuhnya.

Lain dari itu, sambatan dan permintaan juga datang dari kalangan generasi muda, Linda. Seorang gadis muda yang menjabat sebagai Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Benjeng menyampaikan, bahwa Gen-Z merasakan masih mengalami kesulitan dalam mengakses program kebudayaan lokal di Kabupaten Gresik. 

“Kami, gen Z ini masih kesulitan untuk sekedar tahu, sebenarnya seperti apa budaya lokal Kabupaten Gresik itu? Dan jika boleh, bagaimana cara kita dapat mengakses programprogram kebudayaan di Kabupaten Gresik?,” tandasnya. 

Semua masukan, saran, keluhan, uneg-uneg, harapan dan lainnya ditanggapi dengan baik oleh Ketua Umum DKG Gresik Irfan Akbar Prawiro. Nantinya akan dilakukan tindak lanjut oleh pengurus DKG. Termasuk terkait temuan-temuan obyek pemajuan kebudayaan dan segala aktifitas kebudayaan di masyarakat.

Baca juga:   Ikuti Munas di Jakarta, DKG Gresik Usulkan Kebudayaan Memiliki Kementerian Tersendiri

“Dewan Kebudayaan Gresik sangat membuka diri untuk saling kolaborasi. Seluruh masyarakat Kabupaten Gresik bisa menyampaikan informasi terkait kebudayaan beserta segala aktifitasnya melalu link https://s.id/opkg24 atau melalui kontak hubung sekretariat Dewan Kebudayaan Gresik,” ucapnya. 

Nantinya, semua terkait aktifitas kebudayaan di Kabupaten Gresik, akan diinformasikan melalui kanal website www.dewankebudayaangresik.infoku.or.id atau akun instagram @dewankebudayaangresik.

Hadir pada kesempatan ini Ketua Umum Dewan Kebudayaan Gresik beserta beberapa pengurus, Ketua Karang Taruna Kecamatan Benjeng dan anggota, Perangkat Desa Munggugianti, Ketua Karang Taruna Desa Munggugianti, Ketua Perkumpulan Among Siswo, kelompok seni jaranan, kelompok seni tari, dan masyarakat.

Sekedar informasi, kegiatan Anjangsana juga akan diselenggarakan di beberapa titik kawasan lain di Kabupaten Gresik. Setelah sukses dilaksanakan di kawasan selatan. Kegiatan serupa juga akan diadakan di kawasan utara dan di pusat kota.

Di kawasan Gresik Utara akan dilaksanakan di Pendhapa Wisata Alam Gosari (WAGOS) Kec. Ujungpangkah pada 18 Mei 2024, dan di kawasan Gresik Kota akan bertempat di Gresiknesia di Omah Damar, Jalan Nyai Ageng Arem-Arem Gresik.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler