Jelang Lebaran, Penjual Kue Kering dan Makanan Ringan di Benjeng Gresik Diserbu Warga

GresikSatu | Jelang perayaan hari raya Idul Fitri 2024, pedagang kue kering dan makanan ringan di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, mulai diserbu warga, Senin (1/4/2024). 

Salah satunya di toko Aji Jaya Makmur (AJM) Gresik, disana menjajakan aneka kue kering. Seperti kue nastar, putri salju, kue kacang, lidah kucing, kue kacang, pastel kering hingga kue bawang. 

Kemudian makanan ringan UMKM seperti jagung, kedelai , kripik usus, kacang, mente, makroni, spiral, khas Dusun Ngebret, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik. Kemudian ada makanan seperti Opak asal Benjeng.

Para pembeli kue kering datang dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Timur. Tidak hanya dari Gresik saja. Para pembeli biasanya setiap tahunnya, membeli bermacam-macam kue kering untuk persiapan lebaran nanti. 

Khofifah seorang pembeli kue kering dari Glagah, Lamongan, sengaja datang ke Aji Jaya Makmur (AJM) Gresik untuk membeli kue lebaran.

Baca juga:  Bandeng Sukodono Jadi Inovasi Kuliner Sambut Perayaan Kemerdekaan Ke-78 di Gresik

“Datang rombongan beli kacang, kue kering, keripik, rengginang, buat persiapan lebaran,” kata Khofifah. 

Pantauan di lapangan, di Aji Jaya Makmur Gresik merupakan pusat jajanan sudah ramai. Parkiran kendaraan roda empat maupun roda dua penuh.

Warga ‘mborong’ berbagai camilan dengan jumlah banyak. Saat siang hari hingga malam selalu ramai.

Diketahui, selain camilan dengan harga terjangkau, langsung diproduksi sendiri. Mulai jajanan dengan rasa gurih hingga manis semuanya tersedia. Untuk pembelian, bisa perkilo atau custom untuk dijual kembali.

Pemilik AJM Grup, Abdul Suwaji (46) mengatakan, saat ini kurang dua minggu lebaran, omset meningkat. Banyak pembeli musiman. Pembeli yang eceran bisa meningkat 3 sampai 4 kali lipat daripada biasanya.

Baca juga:  Nikmatnya Ngemil Jajanan Cipeng dan Cirambay khas Jawa Barat

“Kalau tanggal merah, hari minggu atau sabtu di toko ini sekitar 3 ribu transaksi, paling banyak sekitar 5 ribu orang,” ungkapnya. 

Pria yang memulai usahanya dari tahun 2002 ini, menambahkan, pembeli yang datang berasal dari Banyuwangi, Jember, Tuban, Bawean, ada pula yang dari Cepu.

“Semua produk hampir semuanya laku, termasuk UMKM buatan Ngebret. Kalau mendekati lima hari jelang lebaran sudah agak menurun karena jumlah produk kita sudah habis,” tambahnya.

Sekedar informasi, Aji Jaya Makmur mempunyai dua jenis toko, yaitu untuk pembelian grosir dan ecer. Selain produksi sendiri, di sini juga tersedia aneka snack dari brand terkenal yang harganya jauh lebih murah.

Aneka produk UMKM juga dijual, selain itu juga menyediakan berbagai hampers lebaran.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler