Kalau Konser Denny Caknan Tetap Dibubarkan, Abdul Halim : Saya Mundur dari Kades, Ndak Ada Gunanya

GresikSatu | Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim mengaku siap mundur dari jabatannya, jika konser Denny Caknan yang akan diselanggarakan di tempatnya dibubarkan oleh aparat. Ia juga memastikan akan tetap menggelar konser meski tak ada restu dari pihak polisi.

“Kalau dibubarkan saya mundur dari kepala desa. Ndak ada gunanya,” katanya kepada awak media, Rabu (2/11/2022).

Meski demikian, menurut Halim, segala upaya perizinan konser sudah ia tempuh. Dia bahkan sudah mengurangi kuota penonton, dari 3.000 orang menjadi 1.500 orang. Hal ini disebut sebagai upaya pencegahan kerusuhan yang dikhawatirkan oleh pihak polisi.

“Saya tegaskan lagi tidak ada pembatalan. Kalau tetap tidak dapat izin, saya berpegang sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) Kapolri No.Pol/02/XII/95 berkaitan tentang izin keramaian,” terangnya.

Baca juga:  Borong Tiket Konser Denny Caknan, Penonton Kecewa Pengembalian Tiket Belum Cair 

Tidak hanya, mengurangi jumlah kuota penonton, pihak penyelenggara juga tetap melakukan antisipasi lain. Misalnya, dengan mengakhiri lebih awal gelaran konser. Dari sebelumnya konser selesai  pukul 23.00 Wib berubah menjadi pukul 20.00 Wib.

“Untuk antisipasi kerusuhan, kami buat tiga gerbang lapis keamanan. Tak boleh membawa barang-barang yang dilarang. Termasuk, kaos identitas, korek api, membawa mibuman beralkohol,” bebernya.

Halim menjamin, konser yang diselanggarakan desanya jauh dari kerusuahan. Apalagi, mayoritas penonton konser Denny Caknan 70 persen merupakan perempuan.

“Kami juga menyiapkan keamanan mandiri, mulai dari pegawai Setigi, Ketua RW, Ketua RT, hingga Linmas jika tetap tak diizinkan oleh aparat,” terangnya. (aam)

Reporter:
Tim Gresik Satu
Editor:
Tim Gresik Satu
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler