Maju lagi di Pilkada Gresik, Gus Yani Punya Peluang Besar Dapat Rekom dari PKB

GresikSatu | Tingginya perolehan suara PKB di Pileg 2024 kemarin, menjadikan partai berlogo bola dunia semakin banyak direbutkan para politisi untuk mendapatkan rekom calon bupati dan wakil bupati Gresik.

Pasalnya, selain Gerinda, PKB bisa menjadi partai yang bisa mengusung calon bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) sendiri tanpa koalisi dengan partai lain.

Sedangkan dari beberapa calon Bupati yang sudah mendaftar di PKB, nama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, diprediksi berpeluang besar mendapatkan rekom dari PKB untuk maju di Pilkada 2024 mendatang.

Hal ini tentu menjadi ancaman besar bagi pesaing Gus Yani yang sebelumnya juga ikut mendaftar penjaringan Cabup dan Cawabup ke partai bentukan Gus Dur tersebut.

Adapun, selain Gus Yani nama-nama yang mendaftar itu antara lain. Ketua DPC PKB Gresik H Moh Abdul Qodir, Anggota DPRD Gresik Syahrul Munir, Ketua DPC Gerinda Gresik Dokter Alif dan Pengusaha Muda Dimas Setyo Wicaksono.

Pengamat politik Prof Abd Chalik mengatakan, kubu petahana dalam hal ini Gus Yani berpeluang besar mendapatkan rekom dari PKB Gresik, dibanding dengan pendaftar lain.

Hal ini berdasarkan indikator, seperti Gus Yani memiliki sejarah panjang di PKB, hingga mengantarkan Gus Yani menjadi anggota legislatif dan Ketua DPRD pada Pemilu 2019 lalu.

Baca juga:  Hari Pertama Rekutmen PPK Gresik Membludak

“Artinya, bahwa secara emosional Gus Yani memiliki  ikatan yang cukup kuat dengan PKB,” ungkapnya kepada Gresiksatu.com, Senin (6/5/2024). 

Kedua, lanjut dia, Gus Yani tidak lepas dari sosok ayah mertuanya, yakni KH Agoes Ali Masyhuri, yang juga Pengasuh Ponpes Porgresif Bumi Sholawat Sidoarjo.

Beliau (KH Agoes Ali Masyhuri Red) salah satu Vote Getter atau punya daya tarik untuk meraih suara banyak di PKB. Bahkan, sudah menjadi sosok Icon di PKB dan memiliki kontribusi besar ke PKB

“Saya melihat posisi Gus Ali sebagai Vote Getter sangat memungkinkan menjadi pertimbangan khusus di lingkungan DPP. Gus Ali juga cukup besar perannya di  PKB,” lanjutnya. 

Kemudian ketiga, Gus Yani sangat memiliki cukup posisi strategis, yakni di posisi incumbent atau petahana. Dimana posisi posisi ini, punya akses cukup kuat terhadap Infrastruktur dan suprastruktur Daerah. Mulai tingkat perangkat, SDM, sampai jaringan di tingkat daerah.

“Saya rasa Gus Yani jadi pertimbangan DPP PKB untuk mendapatkan rekom dari PKB dalam maju Calon kepala daerah di Pilkada 2024 nanti,” tuturnya. 

Baca juga:  Buka Rekutmen PPS untuk Pilkada 2024, KPU Gresik Butuh Ribuan Petugas

Bagaimana dengan calon yang lain, pria kelahiran Bondowoso ini, menyebut peluang sama pun berpeluang  kepada calon yang lainnya. Tetapi harus menunjukkan nilai plus ke DPP PKB. Baik itu kader Internal maupun kader eksternal.

“Internal juga jadi pertimbangan, eksentral juga memungkinkan. Tapi sejauh mana pola komunikasi dan branding dengan DPP PKB,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, pendaftar sementara bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah ada lima orang. Satu diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kelimanya, yakni, Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik, M Syahrul Munir, Caleg PKB Gresik terpilih, Dimas Setio Wicaksono, Ketua Gerindra Gresik, Asluchul Alif dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir mengatakan, dari kelima Bacabup dan Bacawabup, hanya nama Dimas Setio Wicaksono mendaftar Bacwabup. Empat lainnya Bacabup.

“Ada lima sementara yang sudah daftar Cabup Cawabup 2024,” ucapnya, Sabtu (4/5/2024). 

Kelima pendaftar itu juga, terlihat mengikuti silaturahmi halal bi halal bakal calon kepala daerah (Bacakada) dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Surabaya. 

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler