Musrenbang RKPD Tahun 2025, Bupati Gresik Gagas Pembangunan Inklusif

GresikSatu | Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik tahun 2025, di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Kamis (28/3/2025).

Dalam RKPD Tahun 2025, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggagas pembangunan inklusif. Artinya bersama-sama menghapuskan ketimpangan wilayah,  mendorong pemerataan pembangunan dari relung perkotaan hingga pelosok pedesaan.

Sesuai tema Peningkatan Daya Saing Wilayah Serta Terjaminnya Pemerataan Pembangunan Antar Sektor, Antar Wilayah dan Antar Kelompok.

Musrenbang RKPD 2025 digelar dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Gresik sebagai langkah bersama pembangunan Gresik seutuhnya.

“Gagasan inklusif akan kita tuangkan bersama dalam penyempurnaan RKPD tahun 2025 sebagai dasar penyusunan KUA-PPAS. Selanjutnya menjadi landasan dalam penyusunan dokumen anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025,” tutur Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Dikatakan, berdasarkan penjabaran visi misi serta mempertimbangkan isu strategis pembangunan berskala global, regional nasional prioritas tematik dalam RKP nasional dan RKPD Provinsi Jawa Timur. RKPD 2025 Gresik menjadi langkah bersama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:  Era Kejayaan Bupati Pusponegoro, Bangun Alun-alun Hingga Masjid Jami' Gresik

Diketahui, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik tahun 2023 tumbuh sebesar 4,62 persen dari target pertumbuhan ekonomi sebesar 3-4 persen.

Disamping itu prioritas pembangunan difokuskan pada penanggulangan kemiskinan.

“Tingkat kemiskinan Kabupaten Gresik tahun 2023 berada pada angka 10,96 persen. Dan ini merupakan persentase kemiskinan terendah selama 11 tahun terakhir,” ungkapnya.

Selain itu, pengembangan program pengentasan kemiskinan melalui Gresik Satya direalisasikan dengan bantuan usaha produktif untuk usaha rumah tangga, perempuan, dan pendidikan melalui program bunda puspa.

Serta pengembangan PKH Inklusif dengan memberikan beasiswa sarjana untuk yatim maupun piatu juga anak anak Hufat dan penyandang disabilitas.

Selain itu, pelayanan kesehatan gratis melalui program UHC dan program lainnya menjadi penunjang kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan terwujudnya rumah sakit di wilayah Gresik selatan RSGS.

“Ini merupakan bangunan monumental dalam menunjang layanan kesehatan masyarakat dan masuk dalam pemenuhan program prioritas Nawakarsa,” ujarnya.

Tidak hanya itu, penanggulangan banjir juga menjadi salah satu program prioritas pembangunan tahun 2025.

Baca juga:  Jembatan Ambruk, Pemkab Janji Perbaiki Secepatnya Pakai Dana Darurat

Melalui Gresik Mapan dilakukan pembebasan lahan untuk pembuatan tanggul di sepanjang sungai Bengawan Solo. Serta normalisasi anak kali Lamong dan pembangunan biopori di masing masing wilayah agar Gresik bebas banjir.

“Ada juga masalah, masih rendahnya inovasi penanganan persampahan juga menjadi perhatian kita semua. Maka dari itu kami berharap tahun 2025 setiap kecamatan sudah terbangun TPS3R atau TPST yang terkelola dengan baik,” harapnya.

Tahun 2025 menjadi tahun terakhir bagi pemerintahan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah dalam pengabdian.

Pihaknya berpesan kepada seluruh OPD untuk melanjutkan dan menuntaskan apa yang menjadi target dalam program 5 tahunan.

“Program Nawakarsa yang telah kita susun pada kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati mari kita rencanakan dan tutup dengan record yang memuaskan. Semoga kerja keras, pemikiran dan pengabdian saudara sekalian senantiasa mendapatkan bimbingan petunjuk dan ridho dari Allah SWT,” pungkasnya.

Reporter:
Chofifah Qurotun Nida
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler