Viral Video Warga Protes Kegiatan Ibadah di Cerme Gresik

GresikSatu | Sebuah video warga Protes kegiatan ibadah viral di media sosial. Video dengan berdurasi sekitar 1 menit 20 detik, memperlihatkan satu keluarga tiba-tiba menganggu aktivitas ibadah jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Benowo pada Rabu (8/5/2024) malam. 

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, di kawasan perumahan Cerme Indah. Akibat dari protes tersebut, beberapa warga sempat terganggu. 

Gabriella, warga setempat mengatakan, dari rekaman video yang beredar, peristiwa perseteruan muncul, bermula saat satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan seorang anak laki-laki berteriak-teriak. Situasi tersebut pun mengundang perhatian oleh warga sekitar.

 “Warga lain dan pengurus RT berdatangan, berusaha meredam situasi,” ucapnya, Kamis (9/5/2024). 

Baca juga:  Viral Warga Protes Kegiatan Ibadah di Gresik Berakhir Damai 

Menurut dia, pelaksanaan ibadah di perumahan tersebut berjalan aman, dan kondusif selama 10 tahun terakhir ini. Bahkan, tidak menggunakan atribut yang menganggu warga sekitar.

“Semoga segera ada titik terang agar permasalahan segera selesai,”harapnya. 

Sementara itu, Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo membenarkan kejadian tersebut. 

“Ada jemaat gereja berjumlah 30 orang sedang menjalankan ibadah. Tiba-tiba datang satu keluarga meminta agar jemaat menghentikan ibadahnya,” ungkapnya. 

Kendati demikian, pihaknya pun belum bisa memastikan akar masalah yang sedang terjadi. Pasalnya, proses peribadatan selama ini berjalan aman dan kondusif.

“Warga di sekitar tempat ibadah tidak keberatan. Justru pihak yang meminta menghentikan, rumahnya berjarak cukup jauh dari lokasi jemaat,” jelas perwira dengan dua balok di pundaknya.

Baca juga:  Video Aksi Kocak Siswa SD Bawa Bekal Nasi dengan Lauk Ulat Viral di Medsos

Hingga kini, proses mediasi masih dilakukan untuk mencari solusi permasalahan tersebut. Termasuk masih mendalami permasalahan tersebut. 

Pihaknya pun enggan memberikan identitas para pihak yang sedang berseteru. Pasalnya, masih menunggu hasil proses mediasi yang tengah berlangsung di tingkat pengurus RW.

“Permasalahannya juga belum pasti. Apakah karena konflik pribadi ataupun sentimen lainnya. Pada prinsipnya kami akan berupaya menengahi agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” tuturnya.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler