Waduh! Pipa Pertamina Tuban Bocor, Warga Berhamburan Keluar Rumah Mengungsi

GresikSatu | Pipa Fuel Terminal Pertamina Tuban mengalami kebocoran. Kejadian tersebut tepatnya di wilayah Dusun Plaosan, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu.

Akibatnya, banyak warga yang terpaksa keluar rumah dan mengungsi untuk sementara. Mereka khawatir kebocoran pipa itu akan membahayakan keselamatan warga sekitar.

Kepala Desa Tasikharjo Damuri mengungkapkan, kebocoran pipa tersebut diketahui oleh warga pada Minggu (9/6/2024) pukul 22.00 karena ada tumpahan minyak ke lahan warga. Akan tetapi baunya belum begitu menyengat.

“Anginnya saat itu tidak berhembus kencang, jadi baunya tidak begitu tercium,” ujarnya

Kebocoran yang terjadi di Fuel Pertamina Tuban tersebut membuat banyak warga berhamburan keluar rumah sejak Senin dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Sebab bau yang ditimbulkan sangat menyengat.

Baca juga:  Dapat Bantuan Mesin dari Pertamina, Desa Pegundun Gresik Wujudkan Mimpi Ubah Sampah Jadi Emas

“Banyak warga yang sesak nafas dan mual. Dini hari tadi langsung dievakuasi di Lapangan Brangkal dan di Desa Sumurgeneng,” terang Damuri.

Damuri memaparkan, belum jelas pasti ada berapa keluarga yang dievakuasi karena masih dalam proses pendataan. Setidaknya ada 400an keluarga dari tiga dusun.

Sementara itu, Ahad Rahedi, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus membenarkan telah terjadi kebocoran pipa yang terjadi pukul 02.00 WIB dini hari tadi di Terminal BBM Tuban (Fuel Pertamina Tuban, Red).

“Betul terjadi kebocoran pipa di sekitar tangki produk Pertamax, namun seketika itu juga langsung dilokalisir menggunakan sistem auto protection bundwall,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Ahad Rahedi penanganan dilakukan dengan mengerahkan 3 unit vaccum truk dan oil absorbant agar minyak yang keluar segera diserap habis.

Baca juga:  Tabrak Truk Parkir dari Belakang, Pemotor Asal Tuban Tewas di Gresik

Akan tetapi untuk penyebab kebocoran pipa tersebut masih belum diketahui. “Ini masih dalam investigasi,” tandas Ahad.

Reporter:
Zidni
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler