Warga Bawean Gempar, Ada Awan Mirip UFO Petanda Apa?

GresikSatu | Fenomena awan mirip UFO atau benda aneh yang terbang, terjadi di Pulau Bawean Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Moment tersebut diabadikan oleh warga Bawean di dalam video yang berdurasi 9 detik itu.

Setelah ditelusuri, fenomena tersebut terjadi di Dusun Tanah Rata, Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Sontak warga sekitar melongo melihat awan tersebut. 

“Kejadiannya kemarin, Senin (1/5/2023). Setelah pulang dari pasar sekitar pukul 09.00 WIB,” ucap warga setempat Wiwik. 

Perempuan berusia 52 tahun itu, bercerita awal mula fenomena awan tersebut diketahui anak-anak yang sedang bermain. Tiba-tiba ada awan berbentuk mirip UFO.

“Lalu para ibu-ibu, termasuk anak saya merekam video kejadian tersebut,” ujarnya. 

Awan angin yang mirip UFO lanjut dia, berada di dekat Masjid Dusun setempat. Awalnya warga mengira masjid terbakar. Pasalnya, awan tersebut juga berwarna warni biru, putih dan kuning. Ternyata tidak ada apa-apa. 

Baca juga:  Cuaca Gresik Membaik, Hujan Singkat Mengguyur Pagi Ini

“Sempat kaget juga, dikira masjid terbakar, tapi ternyata hanya awan saja. Sekitar 1 menit lebih kejadian tersebut,” bebernya. 

Sisi lain, warga Bawean lainnya Ahen juga melihat fenomena alam di langit Bawean. Ada berbentuk dua matahari yang tertangkap kamera salah satu warga dusun Pajinggahan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. 

“Itu kejadiannya tanggal 14 April 2023 menjelang Maghrib di area Bandara Harun Tohir,” ucapnya. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Sangkapura, Bawean Ari Widjajanto mengatakan, awan yang mirip UFO Itu hasil pendaran sinar matahari yang dibiaskan oleh awan atau butiran uap air yang ada disekitar awan. 

Baca juga:  BMKG Bawean Prediksi Hujan di Gresik Pada Bulan November

“Sehingga membentuk penampakan yang menyerupai suatu benda,” tuturnya. 

Pihaknya menyebut awan tersebut tidak membahayakan. Hal tersebut juga sudah biasa, awan membentuk warna yang dominan, seperti kuning, biru, atau warna pelangi. Karena pembiasan sinar matahari. 

“Itu sudah hal biasa, bahkan sering awan mirip binatang dan sekarang mirip UFO,” ujarnya. 

Sedangkan untuk gambar yang beredar ada dua matahari, memang hampir sama. Namun agak berbeda sedikit. Menurut dia, awan tersebut memantulkan sinar matahari. Yang dikenal awan comolonimbus atau awan hujan. 

“Dimana awan itu, banyak mengandung uap air.Bahkan kemungkinan diatas sudah terjadi hujan. Sehingga sinar matahari yang datang terpantulkan oleh uap air yang berlimpah di awan tersebut,” tambahnya memungkasi. (faiz/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Gresik Gres