Air Terjun Laccar, Wisata Alam Unggulan Pulau Bawean Gresik

GresikSatu | Banyak destinasi wisata alam di Pulau Bawean yang rekomended dikunjungi. Salah satunya wisata Air Terjun Laccar.

Wisata alam satu ini, menjadi salah satu wisata unggulan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Wisata ini, berada di Dusun Laccar, Desa Kebuntelukdalam, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean. 

Disana, para pengunjung bisa menikmati derasnya air dari sumber pegunungan di Desa tersebut. Atau juga bisa betswafoto bersama teman dan keluarga. 

“Tiket sementara ini masih gratis, karena memang belum dikelola secara baik oleh Pemdes. Namun, nanti kalau infrastruktur jalan menuju wisata sudah bagus, akan ada tiket masuk,” ungkap Kasun Laccar Nur Rahman, Jum’at (23/2/2024).

Pria berusia 48 tahun itu, menyebut banyak para pengunjung datang saat hari libur atau weekend.

Baca juga:  Dua Warga Bawean Gresik yang Hilang Akhirnya Ditemukan

Biasanya para pengunjung datang rombongan membawa kendaraan atau juga muda mudi yang berlibur menghilangkan kepenatan.

“Ada sekitar 100 pengunjung saat hari weekend. Kadang juga ada turis datang ke wisata air terjun,” jelasnya. 

Legenda Air Terjun Laccar

Menurut dia, ada cerita rakyat di Wisata Air Terjun Laccar ini. Salah satunya bahwa air terjun ini selalu dibuat pertapaan bagi orang-orang untuk mendapatkan konsentrasi dalam ilmu tertentu. 

“Sampai hari ini kadang ada orang yang bertapa atau semedi di air terjun,” ujarnya. 

Selain itu, di sebelah kiri air terjun ada sebuah lubang. Dulunya kata orang-orang tua, ada orang yang masuk dan bertapa di lubang tersebut dan sampai saat ini, tidak keluar. 

Baca juga:  Pemerintah Janjikan Ganti Rugi Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Bawean Gresik

“Percaya atau tidak percaya memang ada nilai mistisnya seperti itu,” imbuhnya. 

Seperti, kalau ambil batu di wisata tersebut, maka akan terjadi hujan deras di Pulau Bawean. 

“Mitosnya seperti itu, dan tidak boleh bawa anak-anak. Tapi sekarang anak-anak sudah boleh berwisata lagi,” terangnya. 

Diketahui, air terjun laccar memiliki ketinggian 100 meter. Untuk menuju kesana, dari Alun-alun Sangkapura berjarak sekitar 5 Km dan 400 meter dari jalan lingkar Bawean (Jlb). 

“Rencananya mau dikembangkan dan dibangun wisata ini. Mulai dari Pemdes hingga Dinas Pariwisata hanya survei saja. Tidak ada tindak lanjutnya hingga saat ini,” paparnya.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler