Aksi Kemanusiaan, Lazisnu Gresik Distribusi Bantuan ke Pasien TBC

GresikSatu | Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Gresik, melakukan aksi kemanusiaan kepada pasien Tuberkulosis (TBC) di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Gresik. 

Lembaga nirlaba milik ormas Nahdlatul Ulama (NU), membagikan sejumlah bantuan kepada para pasien TBC. Meliputi, susu UHT (ultra high temperature Red) 200 ml, beras 5 kg, sarden 5 kaleng dan vitamin 1 bungkus.

“Semua dibagikan ke 94 pasien dari Kecamatan Manyar, Sidayu, Ujungpangkah, dan Panceng. Setiap pasien mendapatkan bantuan tersebut,” ucap Sekretaris Lazisnu  Gresik M Hisyam. 

Selain itu, kegiatan sinergitas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik ini, pihak Puskesmas membagikan obat TB kepada pasien secara door to door kepada pasien, di masing-masing kecamatan. 

Baca juga:  Proyek Percontohan Jatim, Wabup Buka Gresik Halal Center dan Juleha

“Pembagian bantuan dibagi dua gelombang. Untuk Kecamatan Manyar dan Sidayu pada hari ini, Kamis (27/10/2022). Sedangkan untuk Ujungpangkah dan Panceng dikakukan besok, Jum’at (28/10/2022),” jelas pria yang juga Sekretaris Penanggulangan TB Filantropi Gresik.

Nantinya, bantuan ini juga akan ditindaklanjuti di Kecamatan yang lain di Kabupaten Gresik. Dengan beberapa lembaga lain dari penanggulangan TB Filantropi Gresik. 

“Ini kegiatan perdana Lazisnu untuk aksi kemanusiaan pasien TB di Gresik. Semoga bermanfaat,” harapnya. 

Untuk itu, sinergitas kerjasama bersama Dinkes Gresik ini, berharap bisa terus dilakukan. Sebagai bentuk khidmat Lazisnu kepada warga Nahdliyin khususnya, dan warga Gresik pada umumnya. 

Diketahui, TB merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Dalam catatan World Health Orgazination (WHO), Indonesia adalah negara tertinggi nomor tiga di dunia yang memiliki kasus penyakit menular yang paling membahayakan di dunia ini setelah India dan Tiongkok.

Baca juga:  Klenteng Kim Hin Kiong Gesik Salurkan Puluhan Ton Paket Beras Lewat LAZISNU

Penyakit ini menular disebabkan oleh infeksi dan berpotensi serius terutama pada organ paru-paru. Penyakit ini menjadi 1 dari 10 penyebab kematian dan penyebab utama agen infeksius. Untuk itu Lazisnu Gresik memberi perhatian lebih dari penyakit ini. 

Infeksi penyakit tuberkulosis mulai meningkat pada tahun 1985, sebagian karena munculnya HIV, virus penyebab AIDS. HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang sehingga penderitanya tidak dapat melawan kuman TBC. (faiz/aam)

Reporter:
Tim Gresik Satu
Editor:
Tim Gresik Satu
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler