Hormati Bulan Ramadan, Polsek Kota Gresik Gelar Razia Petasan  

GresikSatu | Dalam rangka memberi kenyamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beribadah di bulan Ramadan 1444 Hijriah, jajaran anggota Polsek Gresik Kota gelar razia petasan di Pasar Kota Gresik, Kamis (30/3/2023).

Petugas menyisir para penjual petasan di sekitar Jalan Samanhudi, Gresik. Tampak beberapa pedagang kaget saat petugas datang. Kendati demikian, hasil dari razia tersebut, petugas tidak menemukan petasan yang dijual bebas oleh pedagang.

“Saya hanya menjual kembang api pak, barangnya ya ini semua, saya tidak menjual petasan,” ungkap salah satu penjual kembang api di Jalan Samanhudi, Pasar Kota Gresik, Nur Hasanah.

Selanjutnya, petugas yang dipimpin Kapolsek Gresik Kota AKP Rachmat Triyanto itu, cek barang kembang api di lapak pedagang perempuan usia 30 tahun itu. Petugas hanya mendapati petasan bantingan ukuran kecil.

Baca juga:  Punya Tunggakan hingga Ratusan Juta, Dishub Ambil Alih Pengelolaan Parkir Pasar Gresik 

“Kalau itu petasan bantingan yang sering banyak diminati anak anak. Harganya cuma Rp 2 ribuan pak,” jelas Hasanah.

Hal yang sama juga dibeberapa lapak lainnya di area Pasar Kota Gresik. Mayoritas pada pedagang hanya menjual kembang api dari berbagai macam jenis. Mulai dari harga Rp. 5 ribu sampai Rp 100 ribu.

“Semua barang ini saya beli di Surabaya pak,” ucap pedagang lainnya Rupiati (47) kepada polisi.

Kapolsek Gresik Kota AKP Rachmat Triyanto mengatakan, razia ini sebagai bentuk antisipasi terhadap adanya penjualan petasan di kota Gresik. Agar masyarakat bisa tenang beribadah di bulan puasa ini.

“Meskipun saat ini tak menemukan petasan, kami akan terus melakukan razia petasan,”ungkapnya.

Baca juga:  Tak Bisa Bersaing, Ratusan Stan di Pasar Kota Gresik Terpaksa Tutup

“Bila ada yang nekat jual petasan lebih dari 2 inci atau 5 cm, akan kami tindak tegas,” tegas mantan Kapolsek Tambak Bawean itu. (faiz/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler