Selasa, Januari 31, 2023

Ini Tampang Pencuri Motor yang Gagal Beraksi di Gresik

GresikSatu | Nasib sial dialami Hendri (32) warga Desa kandang, Kecamatan Besuk, Probolinggo. Ia barus berurusan dengan Polsek Gresik lantaran kedapatan hendak mencuri sepeda motor. Apesnya, motor tersebut belum sampai di bawa kabur, namun petugas lebih dulu mengamankan pelaku.

Kronologis kejadian bermula, saat itu pelaku yang tengah berada di Jalan Sindujoyo 10E 8 RT 04 RW 02, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, tengah melihat motor milik korban Abdul Rouf. Merasa aman tak ada yang mengawasi, ia kemudian menghampiri motor merek Vario dengan nomor polisi W 4839 D.

Pelaku juga sempat memutar setir motor ke kanan dan kiri. Tujuannya memastikan motor dalam keadaan tidak dikunci setir. Namun saat hendak menuntun motor, ia dipergoki warga yang kebetulan bersama polisi yang berpatroli.

Baca juga:  Lucu, Maling Motor Jual Curian ke Korbannya Sendiri

Pelaku pun kemudian dimintai keterangan. Karena mencurigakan, dia pun kemudian dibawa ke kantor polisi untuk mempertanggungjawakan perbutannya. Kepada petugas, pelaku mengaku berniait mencuri sepeda motor. Namun aksinya berakhir gagal.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga ” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”1″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”date”]

Kapolsek Gresik Kota AKP Rachmat Triyanto mengatakan, tersangka sudah diamankan dan mengakui akan mencuri motor Vario warna coklat nopol W 4839 D milik Abdul Rouf.

“Sudah kami amankan tersngka beserta barang bukti. Ia juga mengaku telah mencuri sepeda motor di beberapa tempat,” ungkapnya, Senin (10/9/2022). 

Ditambahkan, saat dilakukan pemeriksaan tersangka Hendri telah melakukan pencurian kendaraan sepeda motor dibeberapa tempat bersama temanya inisial S yang kabur (DPO).

Baca juga:  Parkir Depan Rumah, Motor N Max Milik Warga Pulopancikan Gresik Lenyap

“Selain tersangka pihak kami mengamankan barang bukti satu buah sepeda vario warna coklat nopol W 4839 D dan satu unit Hand Phone milik tersangka. Kami jerat pasal 363 junto pasal 53 KUHP,” tambahnya memungkasi. (faiz/aam)