Jangan Sampai Salah, Kenali Penyebab dan Tata Cara Mandi Wajib untuk Menjalankan Ibadah

GresikSatu | Mandi wajib merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam yang harus dilaksanakan dalam beberapa situasi tertentu.

Mandi wajib atau juga bisa disebut mandi besar merupakan bagian penting dari keutuhan suatau ibadah, karena peranan penting mandi wajib ialah menjaga kesucian dan kebersihan fisik maupun spiritual.

Mandi wajib dilakukan untuk membersihkan diri dari hadas besar, hadas besar sendiri adalah keadaan dimana seseorang diharuskan untuk melakukan mandi wajib.

Seperti setelah melakukan hubungan intim, junub, atau setelah selesai masa haid dan nifas bagi wanita, mandi wajib juga merupakan salah satu syarat sahnya ibadah tertentu, seperti Shalat.

Langkah-langkah dalam Melaksanakan Mandi Wajib

Niat Mandi Wajib

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mandi wajib adalah berniat. Niat Mandi Wajib merupakan bagian penting dari ibadah dalam Islam, termasuk mandi wajib. Ingat! niat di sini bukan melafadzkan niat dari mulut, melainkan melafalkan niat di dalam hati.

  • Niat Mandi Wajib laki-laki & Perempuan Sebab Keluar Mani atau Jima’:

نَوَيْتُ الغُسْلَ لِرَفْعِ الجِنَابَةِ
Nawaitul ghusla li raf’il janâbati
Artinya : “Saya berniat mandi untuk menghilangkan junub.”

  • Niat Mandi Wajib Bagi Perempuan Setelah Masa Haid atau Nifas:

نَوَيْتُ اْلغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَيْضِ\ لِرَفْعِ النِّفَاسِ
Nawaitul ghusla li raf’il haidli (untuk Haid) atau
Nawaitul ghusla li raf’il lin nifâsi (untuk Nifas)
Artinya: “Saya berniat mandi untuk menghilangkan haidl” atau “untuk menghilangkan nifas.”

Baca juga:  Perhatikan! Jangan salah, berikut Niat mandi wajib pria dan penyebabnya

Melafalkan niat mandi wajib tersebut, harus di barengi dengan membasuh air di sekujur tubuh.

Meratakan Air ke Sekujur Tubuh

Setelah berniat, langkah selanjutnya adalah membasahi seluruh tubuh dengan air. Ini berarti sekujur tubuh harus basah, rambut yang tebal, sela sela badan, dan lobang di seluruh tubuh, harus di basuh.

Ini adalah tahap awal yang penting untuk membersihkan diri secara menyeluruh. Jika kedapatan ada anggota tubuh yang masih kering, berarti mandi wajib masih belum sah, dan dianggap batal.

Alangkah baiknya, jangan dahulu menggunakan shampo dan sabun, sebab itu dapat menutupi badan, padahal badan tidak boleh tertutup oleh hal apapun, sekalipun itu zat tipis.

Mencuci Seluruh Tubuh

Setelah tubuh basah dan dirasa sudah tidak ada anggota badan yang kering, sehingga yakin kalau mandi wajibnya sah, barulah gunakan sabun atau bahan pembersih lainnya untuk mencuci seluruh tubuh.

Baca juga:  Mandi Wajib Setelah Haid, Cermati Dulu Hal Berikut Ini

Pastikan untuk membersihkan setiap bagian tubuh dengan teliti, termasuk lipatan-lipatan kulit dan bagian-bagian yang sulit dijangkau.

Bertahap Secara Berurutan

Dalam melaksanakan mandi wajib, ada urutan tertentu yang harus diikuti, mulai dari niat, membasahi tubuh dengan air, hingga membersihkan setiap bagian dengan sabun, pastikan untuk mengikuti urutan yang benar agar mandi wajib menjadi sah.

Melaksanakan mandi wajib dengan tepat sangat penting dalam Islam. Ini tidak hanya berkaitan dengan kebersihan fisik, tetapi juga dengan kebersihan spiritual.

Mandi wajib yang dilakukan dengan benar akan menjaga kesucian hati dan memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT.

Mandi wajib adalah salah satu ibadah penting dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan ketelitian.

Dengan mengikuti tata cara yang benar, kita dapat memastikan bahwa mandi wajib kita sah dan diterima di hadapan Allah SWT. Semoga panduan mandi wajib ini bermanfaat dalam menjalankan ibadah mandi wajib dengan baik dan benar.

Reporter:
Abdullah Farkhan Baihaqi
Editor:
Ashadi Ihsan
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler