Kasus Korupsi Dana Hibah UMKM, Kejari Gresik Tetapkan Dua Tersangka Baru

GresikSatu | Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, menetapkan dua tersangka baru atas kasus dugaan korupsi dana hibah pokir UMKM tahun 2022.

Penetapan tersebut pengembangan setelah mantan Kadiskoperindag Gresik ditahan pada Kamis tanggal 22 Februari 2024 lalu. 

Kasi Pidsus Alifin Nurahmana Wanda mengungkapkan, bahwa setelah melakukan pengembangan dari kasus dugaan korupsi bantuan hibah pokir UMKM tahun 2022. Dua pejabat Diskoperindag Gresik menyusul ditetapkan tersangka. 

“Dua tersangka Joko Pristiwanto sebagai pejabat pengadaan barang dan jasa (PPBJ) Diskoperindag Gresik, dan  Fransiska Dyah Ayu Puspitasari, selaku Kabid Koperasi dan UKM Diskoperindag,” ungkapnya, Senin (26/2/2024). 

Menurut dia, kedua tersangka yang ditetapkan tersangka belum dilakukan penahanan. Lantaran menunggu pemberkasan selesai.

Baca juga:  Pasar Murah Sidomoro Terkendala Kupon, Banyak Warga Tak Kebagian Minyak Goreng

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik akan melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi hibah pokir UMKM tahun 2022.

Setidaknya ada beberapa pejabat di lingkungan Diskoperindag Gresik yang akan dipanggil. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kajari Gresik Nana Riana saat press conference, tentang penahanan Malahatul Fardah mantan Kadiskoperindag Gresik.

“Nantinya ada beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Gresik yang akan dimintai klarifikasi. Untuk memastikan keterkaitan dari kasus ini,” ungkapnya, Kamis (22/2/2024). 

Mantan Kajari Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara juga memastikan, bahwa ada potensi tersangka lain. Selain MF dan satu penyedia Kelompok Usaha Mikro (KUM). 

“Pasti ada beberapa orang. Nanti kami sampaikan, sesuai alat bukti yang ada,”imbuhnya.

Baca juga:  Tingkatkan Peran Wanita Lewat Usaha Mikro, LDII Gresik Kerjasama Legalitas Produk Bersama Diskoperindag
Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler