Kebijakan Seragam Baru untuk PPPK: Mendagri Umumkan Tidak ada Warna Khaki

GresikSatu | Pakaian dinas warna khaki adalah seragam yang biasanya dikenakan oleh pegawai negeri di Indonesia.

Warna khaki sendiri identik dengan nuansa cokelat muda yang netral dan sering kali digunakan karena dianggap formal dan representatif.

Larangan penggunaan pakaian dinas warna khaki bagi PPPK merupakan langkah signifikan yang diambil oleh Mendagri.

Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan standar seragam yang lebih modern dan profesional.

Penetapan ketentuan seragam dinas PPPK pusat dan daerah tercantum dalam Permendagri No 11 Tahun 2020 perihal Pakaian Dinas Apratur Sipil Negara di Lingkungan Kementrian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Pakaian dinas warna khaki tidak dikenakan oleh PPPK pusat dan daerah.

Baca juga:  Larangan Mutasi Pejabat Jelang Pilkada 2024, Pelantikan Pejabat 22 Maret di Gresik Terancam

Sesuai dengan Permendagri Nomor 11 Tahun 2020 pasal 13, pakaian dinas PPPK yang ditetapkan Mendagri hanya 2 jenis saja:

  1. Pakaian dinas harian kemeja warna putih dan rok atau celana hitam.
    Pakaian dinas ini wajib dikenakan PPPK pusat dan daerah setiap hari Senin sampai Rabu.
  2. Pakaian dinas harian batik/lurik/tenun/khas daerah.
    Pakaian dinas harian ini dikenakan PPPK pada hari Kamis dan Jum’at untuk PPPK pusat yakni yang berdinas di Kementrian Dalam Negeri.

Bagi PPPK daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota, pakaian dinas harian batik/tenun/lurik/khas daerah dikenakan hari Kamis dan atau Jumat atau Sabtu.

Dua pakaian dinas harian di atas wajib dilengkapi dengan papan nama dan tanda pengenal.

Baca juga:  Yuk Intip Besaran Gaji PNS dan PPPK Kabupaten Gresik 2024 Sebelum Mendaftar 

Meskipun menimbulkan berbagai reaksi, kebijakan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam birokrasi Indonesia.

Perubahan ini juga bisa mendorong adaptasi dan inovasi dalam lingkungan kerja, menciptakan budaya yang lebih dinamis dan responsif terhadap perubahan.

Reporter:
Hilda Azhura
Editor:
Ashadi Ihsan
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler