Konsolidasi Akbar di Gresik, Laskar Santri Yakin 60 Persen Warga Nahdliyin Pilih AMIN 

GresikSatu | Ratusan santri yang tergabung dalam Laskar Santri AMIN Gresik, menggelar konsolidasi akbar bersama para relawan muassis atau pendiri pondok di Jawa Timur.

Dalam kegiatan yang bertempat di Ponpes Al-Ibrohimi, Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Gresik itu, Laskar Santri yakin 60 % warga Nahdliyin di Gresik memilih Anies – Muhaimin (AMIN) pada Pemilu 14 Desember 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Laskar Santri AMIN Indonesia, KH Abdussalam Shohib. Menurut dia, di Kabupaten Gresik ini basis Nahdliyin sangat kuat.

Bahkan, pihaknya yakin AMIN bisa menang tebal minimal 60 persen, melihat antusiasme dukungan masyayikh, santri, serta masyarakat Nahdliyin di Kabupaten Gresik.

“Gresik ini, hawanya sangat NU. Dengan dibuktikan sejak era Reformasi sampai hari ini, yang menjadi Kepala Daerah kader Nahdlatul Ulama. Nah, diantara tiga paslon Capres-Cawapres yang ada kader NU, kader yang 24 karat dan kader rekam jejaknya ke NU sangat jelas. Itu ada di Paslon nomor satu AMIN,” ungkapnya kepada awak media.

“Kami yakin suara AMIN di angka 60 % di Gresik,” jelas KH Abdus Salam Shohib atau kerap disapa Gus Salam .

Baca juga:  Berikut Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada Gresik Tahun 2024

Gus Salam menjabarkan, konsolidasi Laskar Santri di Gresik ini, diikuti oleh relawan Koordinator Desa (Kordes), Koordinator Kecamatan (Korcam), serta Alumni dari berbagai pondok pesantren. Mulai dari Sidogiri, Langitan, Ploso, Lirboyo serta alumni Pondok Pesantren (Ponpes) di Gresik.

“Konsolidasi ini, untuk lebih memperkuat sekaligus motivasi, dan sinergi strategi bahu – membahu untuk mengkampamyekan, serta mensosialisasikan pasangan AMIN di wilayah pedalaman dan pedesaan,” jabarnya.

Kegiatan konsolidasi ini, sudah kali keduanya dilakukan Laskar Santri bersama para Kiai, Gus pondok. Yang sebelumnya pada pertemuan pertama membentuk Korkab. Pada putaran pertemuan ke dua ini, konsolidasi sekalian bertemu langsung tingkat Kordes.

“Ini Kota yang 9 kami kunjungi. Bulan Januari ini kita selesaikan se Jawa Timur. Target kita di setiap Kabupaten /Kota Laskar Santri membentuk tim sampai tingkat penggerak di TPS.

Tugasnya, lanjut Gus Salam ikut mengkampanyekan hingga menyakinkan masyarakat atau umat untuk memilih Capres-Cawapres AMIN. Lalu, pada hari H, ikut mobilisasi, dan menjaga suara, hingga tugas terakhir tim penggerak TPS memfoto hasil plano dari Pilpres.

“Agar itu bisa menjadi bukti otentik bila ada kecurangan, atau ada ada perbedaan hasil bisa menjadi bukti yang kita miliki,” papar cucu pendiri NU KH Bisri Sansuri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Kabupaten Jombang.

Baca juga:  Jasa Raharja Beri Santunan Seluruh Korban Kecelakaan Bus Rombongan Ziarah Wali di Gresik

Terkait survei tambah Gus Salam, pihaknya mengaku dalam satu bulan, hampir semua survei pasangan Amin nomor dua. Dengan target menang satu putaran.

“Minimal masuk putaran kedua. Kalau masuk putaran kedua, sudah pasti arus perubahan tidak terbendung lagi,” tambahnya.

Jaga Kekompakan Pesantren

Di tempat yang sama, KH Fahim Royani atau lebih dikenal dengan nama Gus Fahim, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri menyampaikan, dari konsolidasi Laskar Santri ini memberikan ikhwal bahwa kekompakan pesantren sangat penting.

“Bukan untuk memenangkan AMIN saja tapi juga sebagai bekal kekompakan antar pondok pesantren,”jelasnya.

Gayung bersambut, salah satu relawan AMIN Habib Alwi Barakbak, meyakinkan bahwa dukungan para santri dan alumni Pondok Pesantren, bisa memberikan kemenangan kepada pasangan AMIN.

“Karena Indonesia tidak lepas dengan sejarah perjuangan santri. Meskipun kami miskin dari dana, kami yakin kaya dukungan dan menang,” harapnya diamini para relawan.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler