Kontes Bandeng Kawak Gresik, Kades Pangkah Wetan Siapkan Bandeng Jumbo Berusia 12 Tahun

GresikSatu | Kontes Bandeng Kawak di Gresik yang diadakan pada Rabu (19/4/2023) mendapat antusiasme besar. Salah satunya dari pemenang tahunan Kontes Bandeng Kawak dari Pangkah Wetan. Beberapa bandeng berukuran jumbo siap dilombakan.

Syaifullah Mahdi merupakan juara satu Kontes Bandeng tahun 2022 dengan ukuran jumbo seberat 18,04 Kg. Selain dinobatkan menjadi juara satu tahun lalu, ia juga berulang kali mengikuti kontestasi Bandeng Kawak dari tahun 2010 dan mendapat juara. Mulai dari juara satu sebanyak 4 kali, juara 2, juara 3, juara harapan 1, hingga juara harapan 2.

“Tahun ini kami akan tetap memeriahkan tradisi tahunan Kontes Bandeng 2023, sudah saya siapkan ikan bandeng berumur 11-12 tahun yang saya rawat sendiri dengan kedua tangan saya,” ungkapnya, Selasa (18/4/2023).

Baca juga:  Inilah 5 Tradisi Khas Gresik Menjelang Lebaran, Apa Saja?

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik tersebut menuturkan ikan bandeng (Chanos chanos) dapat berusia hinga 20-25 tahun lamanya.

“Problemnya kalo dapat ikan besar ya untung kalo kecil gimana, soalnya kalo sudah dijaring gabisa dikembalikan. Saat ini juga sedang musim hujan, airnya banyak jadi problem juga,” terangnya.

Pembudidaya bandeng kawak Gresik tersebut sayangnya hanya mengikuti kontes saja, tidak memeriahkan deretan stand pedagang ikan bandeng. 

“Karena panen bisa mencapai 5-10 ton jadi langsung dikirim ke tengkulak saja, jual mandiri pasar bandeng agak lama,” Katanya.

Mahdi juga membagikan tips bagi kontestan lain, diantaranya : niatkan sebagai hobby karena nilai ekonomisnya high cost. Jika ditanya perihal untung rugi Mahdi mengungkapkan pasti rugi. Kemudian menyisihkan 10 ekor tiap tahun untuk sengaja dibiarkan besar.

Baca juga:  Memori Pasar Bandeng & Pasar Rakyat

“Harganya ini tidak bisa diperkirakan, bisa jadi dijual cuma Rp 1 juta, belum perawatannya. Kami niatkan untuk meramaikan saja, menyelamatkan tradisi, menunjukkan ikonik daerah pangkah yakni budidaya bandeng jumbo,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik Mohammad Nadlelah mengatakan dampak tradisi pasar bandeng pada sektor perikanan begitu luar biasa, meningkatkan harga jual bandeng mulai 50-70 %.

“Dinas Perikan juga melakukan pembinaan dengan program Kampung Bandeng mulai dari : Hulu (pakan dan bibit bandeng yang berkualitas), On farmnya (mulai jejaring kelompok, cara budidaya, kontruksi tambak, dan irigasi), serta Hilirnya (unit pengelolaan ikan dan pemasaran),” katanya. (ovi/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler