Motif Pelaku Bacok Tetangga di Benjeng Gresik, Gara-gara Uang Pecahan Rp 2000-an

GresikSatu | Motif pelaku pembacokan dengan pedang di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng, Gresik terungkap.

Pelaku yang diketahui Aziz alias Karet yang nekat melakukan pembacokan kepada korban Ahmad Sa’dan (51).

Penyebab pembacokan sangat sepele. Lantaran pelaku tidak terima menerima bayaran dengan uang receh Rp 2000an.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengungkapkan, pelaku bekerja sebagai penjaga alat berat milik korban.

Setiap bulannya, pelaku diberi upah Rp 200 ribu setiap bulannya, dengan pecahan Rp 100 ribu. 

“Namun, saat itu begitu dibayar dengan uang pecahan Rp 2000 an. Pelaku pun tidak terima dan membacok korban,” ungkapnya, Selasa (16/1/2024). 

Aldhino memastikan saat melakukan pembacokan, pelaku tidak dalam keadaan mabuk. Faktor pemicu pembacokan dikarenakan tidak terima dengan upah dengan pecahan rupiah kecil.

Baca juga:  Penantian 10 Tahun Terbayar, Gresik Berhasil Raih Piala Adipura di Kepemimpinan Gus Yani

“Saat melakukan penganiayaan, pelaku tidak dalam keadaan mabuk,” jelasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Jajaran Satreskrim Polres Gresik mengungkapkan kronologi korban penganiayaan dengan pedang di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng, Gresik.

Pelaku yang diketahui Aziz alias Karet, membacok korban tetangganya sendiri, Ahmad Sa’dan saat ngopi. Saat diamankan, pelaku dengan badan penuh tato ini tampak lesu saat ditangkap di Mapolres Gresik.

Reporter:
Mifathul Faiz
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler