Peduli Kawasan Pesisir, PWI Gresik Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Aksi Tanam Pohon

GresikSatu | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Penghijauan Kawasan Pesisir Pantai di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, pada Jum’at (8/3/2024).

Warga pesisir yang didominasi oleh kelompok nelayan tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus dalam upaya pembangunan kesehatan. Sebab selain risiko penyakit dan kecelakaan, juga ada faktor lain seperti kemiskinan.

Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Indospring Tbk dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Pers Nasional 2024.

Ketua PWI Gresik, Deni Ali Setiono mengatakan Bakti Sosial dan Penghijauan Kawasan Pesisir Pantai digelar sebagai rangkaian perayaan HPN 2024 yang jatuh pada 7 Februari 2024.

“Kita sebagai profesi jurnalis tidak hanya pandai menulis saja, namun juga memiliki kepedulian sosial terutama bagi para warga di kawasan pesisir. Kesejahteraan masyarakat pesisir menjadi tujuan jangka panjang pembangunan kesehatan di daerah,” ungkapnya, Jum’at (8/3/2024).

Baca juga:  Peduli Akses Kesehatan, PT Indospring Beri Bantuan Satu Unit Ambulance untuk Masyarakat Desa Prambangan Gresik

Sementara itu, perwakilan PT Indospring Tbk, Dias Pipit Khusairi menyampaikan rata-rata usia harapan hidup global semakin maju, saat ini berkisar antara 72 tahun.

“Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kesehatan, saya berharap melalui kegiatan bersama PWI ini bisa menyebarkan virus positif ke seluruh warga gresik, terutama di Kelurahan Lumpur, Kebungson dan Kemuteran,” tuturnya.

Salah satu anggota Apindo tersebut juga menyampaikan peran industri sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat Gresik. Kehadiran industri harus bisa memberi manfaat terutama untuk para nelayan.

Sebab menurutnya, tanpa nelayan di Kawasan Lumpur masyarakat tidak bisa menikmati hasil laut. Sehingga kebutuhan konsumsi protein tidak bisa terpenuhi dan menekan angka penyakit stunting.

“Industri yang berdiri begitu banyak, namun UMKM di Gresik agak mati suri diakibatkan banyak pengrajin yang beralih dan masuk ke industri. Tapi nelayan jangan sampai sama juga, karena kita tidak akan bisa menikmati tangkapan ikan yang sehat dengan harga terjangkau dari nelayan,” ungkapnya.

Baca juga:  Sidak Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes Gresik Temukan Dua Obat Sirup Mengandung Etilin Glikol

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik, dr Mukhibatul Khusnah mengungkapkan bahwa kepedulian sosial dari berbagai pihak tidak akan berarti tanpa kesadaran pola hidup yang sehat.

“Kabupaten Gresik menjamin kesehatan masyarakatnya melalui program UHC. Di bawah kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min mengusung Nawakarsa salah satunya Gresik Sehati jadi jangan khawatir kalo sakit hanya perlu bawa KTP,” ungkapnya.

“Mari kita jaga apa yang dibawa pimpinan kita, jaga kesehatan jangan sampai sakit, mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberi manfaat kepada masyarakat luas,” imbuhnya.

Reporter:
Chofifah Qurotun Nida
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler