Bupati Gresik Semprot Kades yang Wilayahnya Tak Lunas PBB

GresikSatu | Capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Gresik masih jauh dari harapan. Ada ratusan Desa /Kelurahan di Kabupaten Gresik, belum melunasi PBB. Hal tersebut menjadi sorotan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Menurut bupati, bagi Desa yang masih belum lunas PBB, akan menjadi pertimbangan saat Desa mengajukan bantuan keuangan (BK) ke Pemkab Gresik. 

“Yang belum maksimal PBB kita doakan, mene ojok atek telpon njaluk BK, kalau targetnya PBB tidak sesuai, BK ne stop. Engko lek DPRD e telpon aku sing ngomong, iki PBBne gak tau target,” ungkapnya, saat acara Bulan Panutan PBB, di salah satu hotel Gresik, Kamis (14/12/2023). 

 

Bahkan diakui Bupati, banyak beberapa kepala desa minta cepat dicairkan anggaran Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) juga minta dinaikkan, lalu ada juga minta Dana Bagi Hasil (DBH), 

Baca juga:  Patuh Pajak Senilai Rp 27,4 Miliar, Petrokimia Gresik Raih Penghargaan PBB

“Kalau PBB tidak sesuai target, sama saja. Mohon kiranya direnungkan kepada para kepala desa. Benar enggak ini omongan Gus Yani?. Semua pembayaran PBB ini, kembali kepada masyarakat kita sendiri,” jelasnya. 

“Untuk Kelurahan. Nek kelurahan gak target iki wis bahaya betul. Anda itu dipercaya oleh kepala daerah, ditunjuk, ditugaskan, tapi kalau tidak target mending angkat bendera putih. Sudah saya siap di kirim ke mana, Pak?,” tandasnya. 

Dalam kesempatan itu, Gus Yani sapaan akrabnya, juga berterima kasih kepada para Kepala Desa, Kecamatan, dan industri yang sudah taat PBB

“Satu tahun perjalanan di tahun 2023 ini tidak mudah. Tantangan, hambatan, semua kita lalui bersama. Perusahaan yang taat, patuh, rajin, dalam hal pembayaran PBB, pajak, atau retribusi yang lain ini sangat berarti bagi Pemerintah Kabupaten Gresik. Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Gresik, dengan gencarnya, massifnya kita membantu membangun dari pelosok desa sampai kota ini tentu dari pajak, dari retribusi,” tuturnya. 

Baca juga:  Kenaikan NJOP di Gresik Dinilai Sengsarakan Masyarakat

“Sahabat-sahabat saya, kepala desa sangat luar biasa, yang sudah maksimal dalam PBB ini. Artinya, semuanya kembali kepada masyarakat melalui desa. Mulai Bangun paving, bangun jembatan, bangun irigasi, bangun apapun. Ketika saya ditanya oleh kawan-kawan di luar Kabupaten Gresik. Ketemu saya sama Bupati Kabupaten atau Kota yang lain. Kabupaten Gresik tulang punggungnya apa, Pak Bupati? Tidak lain ya pajak, tidak ada lagi,”tambahnya.

Diketahui, pada acara bulan panutan PBB 2023, dari total 330 Desa dan 26 Kelurahan di Kabupaten Gresik. Hanya total 118 Desa /Kelurahan yang sudah melunasi PBB. Angka tersebut juga turun dari tahun 2022 kemarin. Di tahun 2022, ada 125 Desa /Kelurahan yang lunas. (faiz/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler