Harga Cabai Mahal, PKK Gresik Ajak Warga Menanam Cabai Sendiri

GresikSatu | Kenaikan harga komoditas cabai di pasaran dirasakan oleh ibu-ibu di Kabupaten Gresik.

Pada awal tahun 2024, harga cabai melonjak hingga mencapai ratusan ribu. Warga Gresik dibuat menjerit dengan kenaikan ini.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani bersama beberapa kepala OPD Gresik.

Antara lain, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro melakukan penanaman ratusan bibit pohon cabai di Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Dinas Pertanian Gresik membagikan 600 polibag diameter 30cm benih tumbuh, 5 nampan benih tumbuh dengan masing-masing nampan berisi 100 benih cabai.

Kemudian 150 tanaman cabai besar dan kecil dengan rincian 75 batang berukuran tinggi dan 75 batang berukuran tanggung.

Baca juga:  Dompet Mewah Leo Art Jogja Masuk Pasar Gresik, Tampil Modis di Tangan Fairuz Fatin

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani mengatakan dalam rangka penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Gresik, dilakukan penanaman ratusan cabai.

Cabai dipilih karena menjadi salah satu bahan pangan utama di Indonesia. Sehingga harga cabai sangat mudah mengalami inflasi karena kurang dapat memenuhi permintaan.

“Alasan kenapa kita menanam cabe karena hari ini kita tahu cabe sedang mahal-mahalnya. Bahkan 1 kg cabai bisa mencapai Rp. 100.000. Dan ini dipicu oleh kenaikan inflasi, maka kita harus bisa berinovasi dan mengoptimalkan apa yang kita punya untuk menanam sayuran,” tuturnya, Rabu (10/1/2024).

Agenda ini merupakan salah satu program unggulan PKK Pokja 3 Gerakan Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (AKU HATINYA) PKK dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga.

Baca juga:  Diduga Konsleting Listrik Kapal Kargo Fortuner Terbakar di Pelabuhan Gresik

Program ini merupakan gerakan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan kegiatan produktif yang bisa mengupayakan ketersediaan pangan dan menambah nilai ekonomi dalam keluarga.

“Masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam cabai. Jadi bisa menghemat biaya rumah tangga,” terangnya.

Reporter:
Chofifah Qurotun Nida
Editor:
Aam Alamsyah
Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler