Ikuti Munas di Jakarta, DKG Gresik Usulkan Kebudayaan Memiliki Kementerian Tersendiri

GresikSatu | Dewan Kebudayaan Kabupaten (DKG) Gresik mengikuti Musyawarah Nasional Dewan Kesenian dan atau Kebudayaan 2023 di Ancol Jakarta pada tanggal 10-14 Desember. Setelah dibuka oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, musyawarah tersebut berjalan cukup alot.

Sebanyak 252 Dewan Kebudayaan seluruh Indonesia itu secara kompak mengusulkan adanya Menteri Kebudayaan Republik Indonesia secara mandiri, tidak digabung bersama kementerian lainnya.

Dengan terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan diharap bisa menjadi payung hukum sekaligus memfasilitasi transformasi Dewan Kebudayaan seluruh Indonesia sekaligus bisa meningkatkan alokasi anggaran yang berpihak pada pemajuan kebudayaan.

Sekretatis Dewan Kebudayaan Kabupaten Gresik, Muhammad Lutfi mengatakan banyak kendala yang dialami dewan kesenian dan dewan kebudayaan di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Gresik. Yakni anggaran yang minim.

Baca juga:  Biar Tak Ditilang! Catat Ini Area Bebas Menggunakan Sepeda Listrik di Gresik

“Rata-rata keluhan dan kondisi kita semua sama, yakni masalah anggaran dan kekuatan hukum regulasi yang kuat,” ungkapnya, Kamis (14/12/2023).

Dalam upaya pemajuan kebudayaan di daerah, Dewan Kebudayaan adalah mitra strategis pemerintah. Untuk itu dalam rekomendasi-rekomendasi yang disebut sebagai Resolusi Ancol menyatakan dengan tegas adanya Kementerian Kebudayaan secara mandiri, tidak tergabung dengan kementerian lain.

Lutfi sendiri dalam Munas 2023 ini menjadi peserta sidang di komisi II yang membahas tentang Regulasi untuk Transformasi Organisasi.

“Kami berharap adanya Kementerian Kebudayaan secara mandiri yang lebih fokus dan spesifik mengurusi kebudayaan, tidak tercampur dengan urusan lain. Sehingga program dan kegiatan yang ingin kita adakan lebih optimal, tak terhambat masalah dana,” tuturnya.

Baca juga:  Promosikan Wisata Heritage Gresik, PWI Gresik Gelar Seminar di Bandar Grissee

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Sumatera Utara ( DKSU) Baharuddin Saputra menyatakan, Munas membuka cakrawala pikir yang visioner, sehingga para seniman dan budayawan memunculkan ide ide cemerlang saat sidang komisi berlangsung.

“Bertemu dengan ratusan pengurus Dewan Kesenian dan Dewan Kebudayaan se Indonesia, semakin menambahkan wawasan pemikiran kearifan lokal saya sebagai budayawan di Sumatera Utara. Pastinya hasil ini akan segera kita laporkan ke pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (ovi/aam)

Rekomendasi Berita

Advertisement

Terpopuler